Penyesuaian Putusan MK Dinilai Jalan di Tempat, 30 Wamen Masih Rangkap Komisaris BUMN

Penyesuaian Putusan MK Dinilai Jalan di Tempat, 30 Wamen Masih Rangkap Komisaris BUMN

Kantor Mahkamah Konstitusi-Ist-radarbengkulu.disway.id

radarbengkuluonline.id, Jakarta  – Transparency International Indonesia (TII) menilai pelaksanaan penyesuaian terhadap putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang melarang wakil menteri (wamen) merangkap jabatan sebagai komisaris badan usaha milik negara (BUMN) masih berjalan di tempat.

Seperti dikutip dari laman disway.id, hampir satu tahun setelah putusan tersebut dibacakan, TII mencatat masih ada 30 wakil menteri aktif yang menduduki kursi komisaris di BUMN maupun anak usahanya. Hingga akhir Juni 2026, TII masih mencatat 30 wakil menteri aktif menduduki posisi komisaris di BUMN maupun anak usaha BUMN.

BACA JUGA:ASN Bengkulu Selatan yang Pakai Kendaraan Pelat Luar Dilarang Parkir di Kantor Pemda



Peneliti TII Ferdian Yazid mengatakan, jumlah tersebut belum mengalami perubahan signifikan sejak Mahkamah Konstitusi (MK) mengeluarkan Putusan Nomor 128/PUU-XXIII/2025 yang melarang wakil menteri merangkap jabatan di perusahaan pelat merah.

Kata Ferdian, sebelum putusan MK diterbitkan terdapat 34 wakil menteri yang menduduki kursi komisaris BUMN. Namun, hampir satu tahun setelah putusan dibacakan, jumlahnya hanya berkurang empat orang. “BUMN masih mempertahankan komposisi komisaris berisi wakil menteri,” kata Ferdian, Jumat, 3 Juli 2026.

Sedangkan putusan MK yang dibacakan pada Agustus 2025 memang tidak mewajibkan penyesuaian secara langsung. Mahkamah memberikan masa transisi selama dua tahun kepada pemerintah untuk mengakhiri praktik rangkap jabatan tersebut. Ketentuan serupa juga telah dimasukkan ke dalam Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2025 tentang BUMN yang disahkan pada Oktober 2025.

Berikut daftar 30 wakil menteri yang masih menjabat sebagai komisaris BUMN atau anak perusahaan BUMN menurut Transparency International Indonesia:

1. Sudaryono (Wamen Pertanian) merangkap Komisaris Utama PT Pupuk Indonesia (Persero) 
2. Giring Ganesha (Wamen Kebudayaan) merangkap Komisaris PT Garuda Maintenance Facility AeroAsia Tbk
3. Angga Raka Prabowo (Wamen Komunikasi dan Digital) merangkap Komisaris Utama PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk
4. Ossy Dermawan (Wamen ATR/BPN) merangkap Komisaris PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk
5. Fahri Hamzah (Wamen Perumahan dan Kawasan Permukiman) merangkap Komisaris PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk

6. Suahasil Nazara (Wamen Keuangan) merangkap  Wakil Komisaris Utama / Komisaris PT PLN (Persero)
7. Helvy/Helvi Yuni Moraza (Wamen UMKM) merangkap Komisaris PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
8. Diana Kusumastuti (Wamen Pekerjaan Umum) merangkap Komisaris Utama PT Brantas Abipraya (Persero)
9. Yuliot Tanjung (Wamen ESDM) merangkap Komisaris PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
10. Didit Herdiawan Ashaf (Wamen Kelautan dan Perikanan) merangkap Komisaris Utama PT Perikanan Indonesia 

11. Suntana (Wamen Perhubungan) merangkap Wakil Komisaris Utama PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
12. Dante Saksono Harbuwono (Wamen Kesehatan) merangkap Komisaris PT Pertamina Bina Medika / IHC
13. Donny Ermawan Taufanto (Wamen Pertahanan) merangkap Komisaris Utama PT Dahana 
14. Christina Aryani (Wamen P2MI / Wakil Kepala BP2MI) merangkap Komisaris PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
15. Diaz F.M. Hendropriyono (Wamen Lingkungan Hidup) merangkap Komisaris Utama PT Telekomunikasi Seluler / Telkomsel

16. Ahmad Riza Patria (Wamen Desa dan PDT) merangkap Komisaris PT Telekomunikasi Seluler / Telkomsel
17. Dyah Roro Esti Widya Putri (Wamen Perdagangan) merangkap Komisaris Utama PT Sarinah
18. Todotua Pasaribu (Wamen Investasi dan Hilirisasi / BKPM) merangkap Wakil Komisaris Utama PT Pertamina (Persero)
19. Ratu Isyana Bagoes Oka (Wamen Kependudukan dan KB) merangkap Komisaris PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk / Mitratel
20. Juri Ardiantoro (Wamen Sekretaris Negara) merangkap Komisaris Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk 

21. Veronica Tan (Wamen PPPA) merangkap Komisaris PT Citilink Indonesia
22. Taufik Hidayat (Wamen Pemuda dan Olahraga) merangka Komisaris PT PLN Energi Primer Indonesia
23. Arif Havas Oegroseno (Wamen Luar Negeri) merangkap Komisaris PT Pertamina International Shipping
24. Stella Christie (Wamen Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi) merangkap Komisaris PT Pertamina Hulu Energi
25. Bambang Eko Suhariyanto (Wamen Sekretaris Negara) merangkap Komisaris PT PLN (Persero)

26. Faisol Riza (Wamen Perindustrian) merangkap Komisaris Utama PT Pertamina Gas
27. Irene Umar (Wamen Ekonomi Kreatif / Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif) merangkap Komisaris PT Pertamina Gas
28. Arrmanatha Christiawan Nasir (Wamen Luar Negeri) merangkap Komisaris PT PLN Indonesia Power
29. Edward Omar Sharif Hiariej / Eddy Hiariej (Wamen Hukum) merangkap Komisaris PT Perusahaan Gas Negara Tbk / PGN
30. Nezar Patria (Wamen Komdigi) merangkap Komisaris Utama PT Indosat Tbk (9,63 persen saham dimiliki BUMN PT Perusahaan Pengelola Aset)


Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: