143 Orang Penumpang KMP Virgo Transport 8 Berhasil Dievakuasi

143 Orang Penumpang KMP Virgo Transport 8 Berhasil Dievakuasi

143 Orang Penumpang KMP Virgo Transport 8 Berhasil Dievakuasi-Tim Redaksi/Ist-radarbengkulu

radarbengkuluonline.id, Jakarta -- Sebanyak 143 orang dari total 241 orang yang berada di kapal penumpang KMP Virgo Transport 8 berhasil dievakuasi setelah kapal mengalami kemiringan atau listing dan kehilangan kontak (lost contact) di perairan Masalembo, Laut Jawa.

Seperti dikutip dari laman disway.id, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut langsung mengoordinasikan operasi pencarian dan penyelamatan (SAR) setelah menerima laporan insiden tersebut pada Minggu, 13 September 2026. 

BACA JUGA:UMKM dan Masyarakat Mukomuko Nikmati Manfaat Gebyar Semarak Merah Putih



Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Banjarmasin Heri Purwanto mengatakan, kapal mengalami listing dan kehilangan kontak di sekitar perairan Masalembo pada sekitar pukul 02.00 waktu setempat.

"Kami telah merespons cepat laporan insiden yang dialami KMP Virgo Transport 8 di wilayah perairan Masalembo. Fokus dan prioritas utama kami saat ini adalah keselamatan seluruh pihak yang berada di atas kapal melalui pengerahan operasi penyelamatan yang terkoordinasi," ujar Heri, Minggu.

Menurut  data manifes, KMP Virgo Transport 8 membawa 241 orang yang terdiri dari 30 kru, 27 mitra kerja kapal, 59 penumpang dewasa, satu anak-anak, serta 124 sopir dan kernet. Kapal tersebut juga membawa 89 unit kendaraan.

"Dari proses penanganan awal tersebut, sebanyak 143 orang penumpang telah berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat maupun mendapatkan perawatan medis, sementara proses pencarian dan pendataan lebih lanjut terus berlangsung," kata Heri.

Sedangkan Operasi evakuasi dilakukan oleh unsur SAR gabungan bersama Basarnas Banjarmasin. Sejumlah kapal yang berada di sekitar lokasi juga turut membantu proses penyelamatan, yakni KM Hai Da, MT Mau Ha, dan TB TCP.


Di samping itu, Distrik Navigasi Tipe A Kelas II Banjarmasin mengerahkan Kapal Negara Kenavigasian KN Kunyit untuk membantu proses evakuasi. KMP Virgo Transport 8 merupakan kapal Roro penumpang berbendera Indonesia dengan ukuran 8.540 GT. Kapal tersebut dinakhodai Arief Yunianto dan dioperasikan oleh PT Virgo Karya Shipping.

Sebelum mengalami insiden, kapal bertolak dari Pelabuhan Surabaya pada 12 September 2026 pukul 06.52 waktu setempat dengan tujuan Pelabuhan Banjarmasin.  Untuk mendukung penanganan darurat, KSOP Kelas I Banjarmasin juga mendirikan posko di Terminal Penumpang Bandarmasih Pelabuhan Trisakti Banjarmasin.

Posko tersebut menjadi pusat koordinasi dengan Basarnas, BUP PT Pelindo, Kantor Distrik Navigasi Banjarmasin (VTS), Kepanduan PT Pelindo III Banjarmasin, pihak keagenan kapal, serta keluarga. Sementara itu, penyebab kecelakaan masih dalam tahap investigasi dan konfirmasi lebih lanjut. KSOP masih mendalami kemungkinan faktor alam, teknis, maupun manusia, termasuk dampak terhadap muatan, potensi pencemaran lingkungan, dan harta benda lainnya.

"KSOP Utama Tanjung Perak dan KSOP Kelas I Banjarmasin berkomitmen untuk terus memantau perkembangan penanganan insiden ini secara berkala dan akan menyampaikan pembaruan informasi resmi kepada masyarakat seiring dengan progress di lapangan," tutup Heri.

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: