Syahganda Nainggolan Kini Resmi Jadi Kepala Badan Komunikasi Pemerintah RI
Syahganda Nainggolan Kini Resmi Jadi Kepala Bakom RI-Tim Redaksi/Ist-radarbengkulu
radarbengkuluonline.id, Jakarta - – Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Syahganda Nainggolan sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI di Istana Negara, Jakarta, Jumat, 2 Oktober 2026.
Seperti dikutip dari laman disway.id, Syahganda yang dikenal sebagai aktivis dan salah satu petinggi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) kini mendapat amanah baru di Pemerintahan Prabowo Subianto. Namanya sempat menjadi sorotan pada 2020 setelah ditangkap terkait kasus dugaan penghasutan yang dikaitkan dengan kericuhan demonstrasi menolak UU Cipta Kerja atau Omnibus Law.
BACA JUGA:Pemkab Kaur Lindungi 5.000 Pekerja Rentan, dari Petani hingga Pedagang Kecil
Pelantikan Wantimpres itu tertuang dalam Keputusan Presiden (Keppres) nomor 106/P tahun 2026.
Sementara itu, Fadli Hartono sebagai Wakil Kepala Bakom.
"Bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darmabakti saya kepada bangsa dan negara. Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya, dengan penuh rasa tanggung jawab," bunyi sumpah pelantikan yang dibacakan Prabowo dan diikuti para pejabat yang dilantik.
Untuk informasi, Syahganda Nainggolan dulunya dikenal sebagai seorang aktivis. Ia merupakan salah satu petinggi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI). Aktivis ini pernah ditangkap pada tahun 2020 karena cuitannya yang dinilai menimbulkan keonaran. Ia dan beberapa orang lainnya disebut menghasut hingga timbulnya kericuhan saat Demo Omnibus Law UU Cipta Kerja.
LQLU, Pengadilan Negeri Depok lalu menjatuhkannya 10 bulan kurungan penjara. Syahganda kemudian bebas dari Rumah Tahanan Bareskrim Polri pada Agustus 2021. Kini, ia aktif sebagai Ketua Great Institute, sebuah institut riset yang bergerak di ekonomi, teknologi, hingga politik. Ia juga aktif tampil dalam sejumlah acara diskusi di platform media sosial dan media berita.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
