Rahmad Mulyadi Terpilih Aklamasi Pimpin POBSI Bengkulu Periode 2026–2030

Rahmad Mulyadi Terpilih Aklamasi Pimpin POBSI Bengkulu Periode 2026–2030

Rahmad Mulyadi Terpilih Aklamasi Pimpin POBSI Bengkulu Periode 2026–2030-Ist-

 

RADAR BENGKULU — Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Provinsi Bengkulu memasuki babak baru kepengurusan untuk masa jabatan 2026–2030. Dalam musyawarah organisasi yang digelar di Bengkulu, Rahmad Mulyadi dipercaya memimpin POBSI Provinsi Bengkulu setelah terpilih secara aklamasi.

 

Terpilihnya Rahmad Mulyadi menjadi awal baru bagi POBSI Bengkulu dalam memperkuat pembinaan dan pengembangan olahraga biliar di daerah. Kepengurusan baru diharapkan mampu membangun sistem pembinaan atlet yang lebih terarah, sekaligus mencetak atlet-atlet berprestasi yang mampu bersaing di tingkat nasional.

 

Rahmad Mulyadi sendiri bukan sosok baru dalam dunia organisasi dan pemerintahan daerah. Ia merupakan anggota DPRD Kota Bengkulu dari Fraksi NasDem. Pengalamannya sebagai legislator diharapkan dapat menjadi modal dalam membangun komunikasi dan dukungan dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, KONI, serta pemangku kepentingan olahraga lainnya.

 

Dengan kepemimpinan baru tersebut, POBSI Bengkulu dihadapkan pada tantangan untuk tidak hanya meningkatkan prestasi atlet, tetapi juga memperluas pembinaan hingga ke tingkat kabupaten dan kota. Keberadaan klub-klub biliar serta potensi atlet muda di Bengkulu menjadi salah satu kekuatan yang perlu terus dikembangkan.

 

Rahmad diharapkan mampu membawa POBSI Bengkulu lebih aktif dalam mengikuti berbagai kejuaraan, baik tingkat regional maupun nasional. Selain mengejar prestasi, pembinaan berkelanjutan juga menjadi penting agar Bengkulu memiliki regenerasi atlet yang mampu mengharumkan nama daerah.

 

Terpilihnya Rahmad Mulyadi secara aklamasi sekaligus menunjukkan adanya kepercayaan penuh dari peserta musyawarah terhadap sosok yang akan menahkodai POBSI Bengkulu selama empat tahun ke depan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: