KONI Bengkulu Bidik 6 Emas di PON 2028, Atlet dan Pelatih Mulai Diperhatikan

KONI Bengkulu Bidik 6 Emas di PON 2028, Atlet dan Pelatih Mulai Diperhatikan

KONI Bengkulu Bidik 6 Emas di PON 2028, Atlet dan Pelatih Mulai Diperhatikan-Ist-

 

RADAR BENGKULU — KONI Provinsi Bengkulu mulai memacu persiapan menghadapi PON XXI 2028 di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT). Di bawah kepemimpinan Ketua Umum KONI Bengkulu, Teuku Zulkarnaen, fokus utama diarahkan pada peningkatan kualitas atlet dan pelatih.

Teuku mengatakan pembinaan tidak hanya menyangkut program latihan, tetapi juga memastikan kebutuhan dasar atlet dan pelatih mendapat perhatian. Saat ini, atlet dan pelatih yang masuk dalam program pembinaan mulai mendapatkan dukungan penghasilan untuk kebutuhan transportasi maupun keperluan penunjang latihan, termasuk vitamin.

BACA JUGA:Bukan Sekadar Serap Anggaran, KONI Bengkulu Fokus Cetak Prestasi dan Bidik 5 Emas di PON 2028

“Yang kita pikirkan sekarang bagaimana kualitas atlet dan pelatih meningkat. Mereka harus mendapat perhatian, termasuk kebutuhan transportasi dan keperluan penunjang seperti vitamin,” ujar Teuku.

KONI Bengkulu menargetkan enam medali emas pada PON 2028 sekaligus menembus 20 besar nasional. Target tersebut dinilai membutuhkan pembinaan yang konsisten dan dukungan anggaran yang benar-benar menyentuh kebutuhan atlet.

Teuku menegaskan, sektor keuangan KONI terbuka dan dapat diakses informasinya oleh pihak yang berkepentingan. Ia memastikan anggaran organisasi diarahkan untuk atlet, pelatih, pembinaan, serta kebutuhan lain yang berkaitan langsung dengan peningkatan prestasi olahraga.

“Kita sangat terbuka. Siapa pun yang ingin mendapatkan informasi berkaitan dengan olahraga, KONI siap memberikan informasi,” tegasnya.

 

 Atlet Diprioritaskan

Teuku juga memastikan kesejahteraan atlet menjadi perhatian ketika PON 2028 berlangsung. Salah satu kebijakan yang disiapkan adalah memberikan fasilitas tempat istirahat yang lebih baik bagi atlet agar mereka dapat berkonsentrasi penuh menghadapi pertandingan

Menurutnya, atlet yang bertanding membawa nama Bengkulu harus mendapatkan fasilitas yang layak. Sementara pengurus KONI tidak harus mendapatkan fasilitas yang sama dengan atlet.

“Jangan dibolak-balik. Atlet kita tempatkan di hotel berbintang, sementara pengurus cukup di hotel biasa dan tempat yang biasa. Pantau saja. Tujuannya agar atlet lebih enjoy dan semangat dalam bertanding,” katanya.

KONI juga mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk Kapolda Bengkulu. Dukungan tersebut salah satunya berkaitan dengan upaya memberikan ruang dan perhatian terhadap atlet Bengkulu yang mampu mengukir prestasi.

 

Atlet Berprestasi Disiapkan Masa Depan

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: