Program Makan Bergizi Gratis Sentuh 331 Ribu Warga Bengkulu, Ekonomi Lokal Ikut Terangkat
Kepala Kanwil DJPb Bengkulu Muhammad Irfan Surya Wardhana, -Riski/MC-radarbengkulu
radarbengkuluonline.id - - Kabar baik datang dari realisasi program prioritas pemerintah pusat di Bumi Rafflesia. Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kementerian Keuangan mencatat, hingga akhir Maret 2026, sebanyak 331.731 warga di seluruh wilayah Provinsi Bengkulu telah merasakan manfaat dari program Makan Bergizi Gratis (MBG). Anggaran yang telah digelontorkan pun tidak main-main, mencapai Rp 225,3 miliar sejak awal tahun, yang disalurkan melalui ratusan satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) di 10 kabupaten dan kota.
Kepala Kanwil DJPb Bengkulu Muhammad Irfan Surya Wardhana, menjelaskan bahwa penyebaran penerima manfaat ini sudah merata di seluruh wilayah. Kota Bengkulu menjadi wilayah dengan penerima terbanyak yakni 108.798 orang, disusul Bengkulu Utara dan Rejang Lebong. Menariknya, program ini tidak hanya fokus pada pemberian makanan, tetapi juga melibatkan 472 pemasok lokal mulai dari koperasi, BUMDes, hingga para pelaku UMKM setempat untuk memenuhi kebutuhan bahan baku harian.
"Untuk MBG sampai dengan saat ini sudah disalurkan ke 331.731 penerima di 10 kabupaten dan kota. Artinya, seluruh wilayah di Provinsi Bengkulu telah mendapatkan penyaluran program MBG," terang Muhammad Irfan dalam keterangannya, Jumat.
Kehadiran program MBG ini dinilai menjadi peluang emas untuk menggerakkan roda ekonomi regional secara nyata. Dengan kebutuhan komoditas yang sangat besar seperti beras, ayam potong, sayur-mayur, hingga bumbu dapur, para petani dan pedagang lokal memiliki pasar yang pasti. Hal ini diharapkan dapat menciptakan ekosistem usaha yang berkelanjutan di tingkat desa maupun kecamatan, sehingga perputaran uang tetap berada di lingkup masyarakat Bengkulu sendiri.
"Untuk itu, pemerintah daerah (pemda) dapat mampu mengungkap peluang melalui interkoneksi dapur MBG dengan sektor usaha nyata untuk memenuhi kebutuhan pasokan program makan bergizi gratis tersebut," tambahnya.
Melalui sinergi yang kuat antara pemerintah pusat, daerah, dan pelaku usaha lokal, program ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas gizi masyarakat, tetapi juga menjadi mesin penggerak kesejahteraan ekonomi. Dengan terpenuhinya kebutuhan pangan bergizi yang bersumber dari hasil bumi sendiri, Provinsi Bengkulu optimis dapat mencetak generasi yang lebih sehat sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi warganya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
