Bawa Pertalite 15 Jeriken, Polisi Amankan Warga Ketahun

RBO >>> ARGA MAKMUR >>> Giat Unit Tipidter Polres Bengkulu Utara melakukan penangkapan terhadap warga Bengkulu Utara yang sedang membawa BBM non subsidi jenis Pertalite. Karena, dia diduga melakukan tindak pidana bidang Minyak dan Gas Bumi (Migas). Warga bernasib sial itu berinisial ES (35), warga Kecamatan Ketahun, Kabupaten Bengkulu Utara. Dia diamankan polisi pada Minggu (4/8) kemarin.
Dari pantauan RADAR BENGKULU, tertangkapnya pelaku ini berawal dari Unit Tipidter Polres Bengkulu Utara melakukan razia di kawasan Ketahun. Saat itulah terduga pelaku tertangkap tangan oleh anggota polisi di jalan umum Desa Air Lelangi, Kecamatan Ulok Kupai. Saat itu pelaku lagi membawa BBM jenis Pertalite dengan menggunakan 15 jeriken plastik dengan jumlah 525 Liter. Pelaku angkut BBM yang tidak termasuk BBM bersubsidi itu menggunakan mobil Grand Max Nopol BD 9535 NB.
Diketahui, pelaku melakukan pengisian BBM tersebut dari SPBU Putri Hijau. Terduga pelaku ini dikenakan Pasal 53 UU Nomor 22 Tahun 2001 Tentang Minyak dan Gas Bumi dan saat ini sudah diamankan oleh polisi untuk tindakan hukum selanjutnya. (bri)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber:
- Share:
- 1 Pengerukan Alur Dimulai, Pelabuhan Pulau Baai Bengkulu Ditargetkan Normal Pekan Depan
- 2 Daftar Handphone Murah Harga Rp 1 jutaan yang Memiliki Spek Unggul, Cocok Untuk Pelajar
- 3 Anggota DPRD Herwin Suberhani Minta Eksekusi Program Pembangunan Bengkulu Jangan Ditunda Lagi
- 4 Menyerahkan Diri, Pelaku Pembacok Sukardi Sudah Diamankan
- 5 Wisata Pantai Lentera Merah Ramai Pengunjung, Masyarakat Diharapkan Hati-hati Jika Mau Mandi
- 1 Pengerukan Alur Dimulai, Pelabuhan Pulau Baai Bengkulu Ditargetkan Normal Pekan Depan
- 2 Daftar Handphone Murah Harga Rp 1 jutaan yang Memiliki Spek Unggul, Cocok Untuk Pelajar
- 3 Anggota DPRD Herwin Suberhani Minta Eksekusi Program Pembangunan Bengkulu Jangan Ditunda Lagi
- 4 Menyerahkan Diri, Pelaku Pembacok Sukardi Sudah Diamankan
- 5 Wisata Pantai Lentera Merah Ramai Pengunjung, Masyarakat Diharapkan Hati-hati Jika Mau Mandi