BLT Tahap Tiga Cair, 53 KK Warga Desa Mela’o Riang Gembira

Jangan Dibelikan HP Android yaaa...
RBO, MANNA - Ada 53 Kepala Keluarga (KK) warga Desa Mela'o yang menerima bantuan Langsung Tunai(BLT) tahap tiga sebesar Rp 600.000,- untuk bulan Juni.
Pj Kepala Desa Mela'o, Yeki S, Kep. Ners mengungkapkan bahwa pembagian BLT tahap tiga ini bantuan yang terakhir yang dikeluarkan 25 persen dari dana desa. "Saat ini untuk dana yang ada tidak mencukupi untuk kita membagian BLT pada tahap kedua pada bulan Juli, Agustus, dan september yang sebesar Rp 300.000," ujar Yeki di Kantor Desa, Senin (27/07).
Dengan begitu bagi masyarakat yang menerima BLT DD diharapkan tidak ada lagi yang komplain kalau nanti mendengar ada desa yang membagikan BLT tahap kedua tiga bulan kedepan bulan Juli sampai September. "Sesuai Perbup yang dikeluarkan oleh Bupati bagi desa yang tidak bisa menyalurkan lagi, maka kita mengadakan Musyawarah Desa Khusus(Musdesus)untuk bermusyawarah kepada masyarakat yang menerima BLT bahwa pembagiannya terhenti pada bulan Juni," kata Yeki.
Disampaikan oleh perwakilan dari Badan Permusyawaratan Desa(BPD) Nurma Nengsih yang mengatakan memang betul sesuai dengan Perbup no 25 tahun 2020 bahwa penyalauran BLT untuk tahap tiga bulan kedepan tidak diwajibkan apabila dananya tidak ada.
"Untuk itu kita harus menerima bahwa BLT ini diberikan melalui Pemerintah Desa batas bulan Juni saja dengan total dari tahap pertama sampai tahap ketiga sebesar Rp 1.800.000,-," kata Nurma Nengsih. Sementara itu Danramil 408-05 Kapten. Inf. Idham melalui Babinsa Desa Mela'o, Ridwan mengatakan untuk sekedar diketahui saja BLT ini ada karena adanya Covid - 19. "Untuk itu, bantuan yang di salurkan oleh pemerintah desa tidak akan berkelanjutan, bahkan kalau Covid ini sudah hilang maka BLT ini juga tidak akan ada lagi, dengan begitu masyarakat harus mengerti apa yang sudah menjadi aturan yang berlaku," papar Ridwan.
Untuk seluruh masyarakat, pihaknya berharap kalau dikemudian hari terjadi permasalahan sebaiknya diselesaikan secara musyawarah, jangan sedikit -sedikit langsung melapor ke pimpinan yang lebih tinggi karena permasalahan pasti ada jalan keluarnya.
Kepala Kecamatan Manna, Turman, SE mengatakan kalau berpedoman di pulau jawa memang betul BLT ini dibagikan sampai September karena penyebaran Covidnya pun masih sangat besar penyebarannya. "Maka dari itulah, dibuatkan aturan yang baru oleh Kementrian , Tapi kalau desa kita ini untuk pembagian selanjutnya tidak bisa lagi mengingat anggaran desa yang tidak mencukupi lagi. Sebaiknya dengan bantuan terakhir ini bisa digunakan dengan sebaik - baiknya jangan dibelikan ke HP kuyut (Adroid) untuk mengikuti trennya zaman," singkat Turman.(afa)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: