Sulit, Terapkan Belajar Tatap Muka di Mukomuko

Sulit, Terapkan Belajar Tatap Muka di Mukomuko

RBO >>>  MUKOMUKO >>>  Meskipun Pemerintah Kabupaten Mukomuko telah mewacanakan membuka sekolah atau belajar tatap muka kembali dilaksanakan, namun ada beberapa syarat yang mesti dipenuhi. Jika syarat-syarat tidak terpenuhi, maka pelaksanaan belajar tatap muka sulit dilaksanakan.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Mukomuko, Drs. H. Ruslan, M.Pd menjelaskan, sebelum belajar tatap muka dilaksanakan, sekolah mesti menyiapkan fasilitas protokol kesehatan. Diantaranya fasilitas cuci tangan.

Kemudian yang berat untuk dilaksanakan adalah setiap anak wajib mengantongi surat keterangan tidak terpapar virus corona dari Satuan Tugas (Satgas) penanganan Covid-19.

"Artinya kan, anak-anak ini harus menjalani tes kesehatan dulu. Paling tidak rapid tes, baru surat keterangan itu bisa dikeluarkan. Kalau tanpa melalui tes kesehatan terlebih dulu, dasar menyatakan bebas dari covid-19 tidak ada," tambahnya.

Sebelum syarat-syarat tersebut terpenuhi, menurut Ruslan, sulit belajar tatap muka dilaksanakan. Sekalipun belajar tatap muka dengan sistem bergantian.

Ia menyatakan butuh pengkajian mendalam sebelum memutuskan kembali membuka sekolah. Sebab, jangan sampai ada peraturan yang dilanggar. Dan yang penting adalah keselamatan para pelajar. "Disinilah dilema yang kita hadapi. Butuh pengkajian lebih dalam," demikian Ruslan. (sam)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: