BU Kembangkan Wisata Religi Desa Rama Agung

BU Kembangkan Wisata Religi Desa Rama Agung

RBO >>>  ARGA MAKMUR >>>  Sebagai aset keberagaman suku, ras, dan agama di Kabupaten Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu, Desa Rama Agung menjadi salah satu potensi destinasi yang memiliki daya tarik sosial budaya, culture dan sosio religi yang patut dikembangkan.

Dalam mengelola aset tersebut, kemarin Bupati dan Wakil Bupati Bengkulu Utara melaksanakan Focus Group Discussion “Pengembangan Desa Wisata Religi Berbasis Multikultural dengan pendekatan Community Based Tourism” bertempat di Kantor Kemenag Kabupaten Bengkulu Utara, Kamis (9/9/2021).

Pengembangan potensi Desa Rama Agung telah dicanangkan oleh Pemkab Bengkulu Utara. Bupati-Wabup Mian-Arie, berkomitmen mengembangkan Desa Rama Agung sebagai destinasi wisata yang ada di Bengkulu Utara. “Kita berkewajiban dalam mewujudkan mimpi secara bersama-sama dengan semua elemen untuk membangun Bengkulu Utara dan mendorong terutama di sektor wisata di Desa Rama Agung menjadi daerah Obyek Wisata," tegas Bupati Mian.

Sementara itu dipaparkan Wabup Arie Septia Adinata, SE, M. Ap, Desa Rama Agung yang telah berdiri sejak tahun 1993 dengan luas lebih kurang 342 hektare memiliki berbagai sektor potensi keberagaman yang dapat dikembangkan.

"Selain keberagaman 5 agama dengan rumah ibadahnya yang berdampingan, masyarakat Desa Rama Agung hidup berdampingan dengan 14 bahasa yang dimiliknya. Ini merupakan potensi dan daya tarik bagi pengunjung, sehingga dapat meningkatkan nilai pendapatan bagi masyarakat," jelas Wabup.

Seperti diketahui, Desa Rama Agung, Kecamatan Kota Arga Makmur menjadi satu-satunya desa di Provinsi Bengkulu yang dinobatkan menjadi Desa Terpadu Persatuan Umat Beragama tingkat nasional oleh Kementerian Agama RI.

Turut hadir Kepala Kemenag Kabupaten Bengkulu Utara, Ajamalus, dosen UIN Bengkulu, Suherman, Rohimin, Dr.Nurlaeli, Kabid Destinasi Wisata Dinas Pariwisata Provinsi Bengkulu dan Kanwil Kemenag Provinsi Bengkulu, Kepala OPD terkait dan segenap pemuka agama. (bri)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: