Begini, Strategi Pemkab Mukomuko Isi Pegawai RS Pratama di Ipuh Yang Akan Dibangun

Begini, Strategi Pemkab Mukomuko Isi Pegawai RS Pratama di Ipuh Yang Akan Dibangun

Bustam Bustomo, SKM , Kepala Dinas Kesehatan Mukomuko-Seno-


Inilah Kantor RSUD Mukomuko-Seno-

MUKOMUKO, RADARBENGKULUONLINE.COM - Tahun 2023 ini, Pemkab Mukomuko akan membangun Rumah Sakit (RS) Pratama di Kecamatan Ipuh dengan dana puluhan miliar bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK).

 

 

 

Usai pembangunan, rencananya RS Pratama ini langsung dioperasikan dan dibutuhkan tenaga medis.

 

 

 

Lalu, bagaimana strategi Pemkab Mukomuko memenuhi kebutuhan pegawai di RS Pratama Ipuh nanti?

BACA JUGA:Bengkulu Utara Ikut Rapat Tekan Inflasi dengan Mendagri

BACA JUGA:Transformasi dan Inovasi Jadi Kunci BNI Cetak Laba Tertinggi Sepanjang Sejarah

 

 

 

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Mukomuko, Bustam Bustomo, SKM membenarkan perlu ada perekrutan pegawai untuk mendukung beroperasinya RS Pratama di Desa Air Buluh, Ipuh itu nanti.

 

 

 

Maka dari itu, pihaknya akan mendistribusikan pegawai, khususnya tenaga kesehatan ke RS Pratama di Ipuh.

 

 

 

"Semua pegawai di bawah Dinkes berpeluang bertugas di RS Pratama, Ipuh dan tenaga kesehatan di Puskesmas." 

BACA JUGA:Sampaikan 5 Tuntutan, Massa Geruduk Kantor Bupati Benteng, Sayangnya Pj Bupati Keluar

BACA JUGA:Di Rumah Bung Karno, Erick Thohir Bilang Dapat Pelajaran Berharga

 

 

 

"Untuk pertama ini, kami buka kesempatan kepada pegawai Puskesmas atau Dinkes yang ingin pindah mengabdi di RS Pratama, kami buka peluang," imbuhnya.

 

 

 

Kendati nanti pihak Pemkab menerima pengajuan pegawai pindah tugas ke RS Pratama, belum tentu langsung dikabulkan.

 

 

 

Jika jumlah pegawai yang ingin mengabdi di RS Pratama Ipuh banyak, maka tidak menutup kemungkinan dilakukan seleksi.

BACA JUGA:201 PPS Diminta Jujur, Profesional dan Bekerja Keras Untuk Menyukseskan Pemilu 2024

BACA JUGA:Soal Sawit, Menteri BUMN Erick Thohir Ada Obrolan Serius Bersama Gubernur Rohidin, Mau Tau?

 

 

 

Jika kurang, maka Dinkes akan memberdayakan pegawai Puskesmas terdekat.

 

 

 

"Prinsipnya untuk pegawai kita sesuaikan dengan kebutuhan rumah sakit.''

 

 

 

Sedangkan pegawai manajerialnya nanti berapa, tenaga kesehatannya berapa, akan disesuaikan.

BACA JUGA:Buah Sawit Masyarakat Kerap Busuk Gara-Gara Jalan Buruk, Distan Mukomuko Lakukan Ini

BACA JUGA:Jalan Poros Rusak, Jembatan Parah, Warga Teluk Sepang Butuh Kehadiran Pemerintah

 

 

 

Meski fasilitas kesehatan yang akan dibangun ini nanti rumah sakit, statusnya berbeda dengan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mukomuko.

 

 

 

RSUD merupakan organisasi perangkat daerah (OPD) tersendiri, sehingga dengan Dinkes hanya garis koordinasi.

 

 

 

RS Pratama nanti merupakan unit Dinkes, mirip dengan Puskesmas, masih di bawah naungan Dinas Kesehatan.

BACA JUGA:Hati-Hati, Material Longsor Tutup Jalan Nasional Bengkulu - Kepahiang Sudah Disingkirkan

BACA JUGA:Masih Ada 79 Ribu Masyarakat Miskin di Bengkulu Selatan

 

 

 

"Pimpinan RS Pratama nanti eselon IV dan strukturnya dibawah naungan Dinkes," terang Bustam.

 

 

 

Saat Dinkes sedang mempersiapkan lelang proyek, baik perencanaan, kegiatan fisik,  termasuk pengadaan alat kesehatan (Alkes) RS Pratama.

 

 

 

"Sesegera mungkin kita upayakan proyek atau pembangunan RS Pratama dimulai," pungkas Bustam.

BACA JUGA:Rasa Nendang di Lidah, Harga Santuy di Kantong, Grand Opening RM Padang Serumpun 25 Januari 2023

BACA JUGA:Siap-Siap, Sunrise Band Akan Merilis Single Pertama

 

 

 

 

Sumber: