Kebutuhan Daging Sapi Aman, Ribuan Sapi di Mukomuko Siap Dipotong

Kebutuhan Daging Sapi  Aman, Ribuan Sapi  di Mukomuko Siap Dipotong

Sapi siap untuk dipotong-Dok/RBO-

MUKOMUKO, RADARBENGKULU.DISWAY.ID  - Kabid Peternakan Dinas Pertanian Mukomuko, drh. Diana Nurwahyuni mengatakan, masyarakat tidak perlu khawatir soal ketersediaan daging sapi selama bulan Ramadan sampai nanti perayaan Idul Fitri 1.444 Hijriah. Sebab, stoknya banyak di daerah ini.

Dikatakannya, saat ini tersedia sekitar 1.000 ekor sapi  di daerah ini. Semuanya sudah siap potong di daerah ini.

BACA JUGA: Tidak Pakai Lama, Polsek Teluk Segara Amankan Remaja Kaur

 

 

 

Pada saat bulan Ramadan permintaan terhadap daging sapi memang meningkat. Dian juga memastikan tidak terjadi lonjakan harga pada daging sapi. Harga pasaran sama dengan hari biasa. Yakni Rp 140 ribu per kilogram.

"Dari pendataan yang kami lakukan, ada sebanyak 1.000 ekor lebih sapi siap potong tersedia. Jadi stok daging aman," ungkap Dian. 

BACA JUGA:Bengkulu Utara Terus Lakukan Terobosan Untuk Pembangunan Pasar Purwodadi

 

 

 

Ia mengatakan, populasi sapi di Mukomuko saat ini mencapai 29.335 ekor tersebar di 15 kecamatan. Selain sapi, populasi kerbau di Mukomuko juga lumayan banyak.

Yakni mencapai 8.820 ekor. Sementara kambing mencapai  28.874 ekor, dan domba sebanyak 1.324 ekor.

BACA JUGA: Idul Fitri Sudah Mulus, Gubernur Rohidin Lakukan Titik Nol Pembangunan Jalan Senuling di Kaur

 

 

 

Hasil pantauan dan keterangan para pedagang, permintaan daging sapi pada Ramadan tahun ini terbilang sepi.

Salah satu yang menjadi faktor menurut keterangan pedagang yaitu ekonomi masyarakat yang menurun akibat hasil produksi sawit yang sedang turun.

BACA JUGA:Kembang Ayun Dapat Hak Pinjam Pakai Lapangan Sepak Bola

 

 

 

Pihaknya juga mengatakan, sejak beberapa hari terakhir petugas peternakan dan kesehatan hewan mendatangi pasar tradisional dan rumah potong hewan. Hal itu untuk mengecek stok dan daging sekaligus memeriksa kesehatan sapi.

Selain itu petugasnya juga  keliling ke sejumlah desa untuk melakukan pengawasan peredaran daging sekaligus memeriksa kesehatan hewan yang dipotong selama bulan Ramadan tahun ini.

BACA JUGA:Sekda Seluma Panggil Manager PLN Tais

 

 

 

"Kami terus memantau kesehatan daging yang diperjualbelikan di tengah masyarakat. Petugas kita keliling, ke pasar, rumah potong, termasuk dari desa ke desa," pungkasnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: