Memanfaatkan Sampah, SDN 1 Kaur Menggelar Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila

Memanfaatkan Sampah, SDN 1 Kaur Menggelar Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila

Suasana saat SDN 1 Kaur menggelar karya P5-Hendri-radarbengkulu

 

RADARBENGKULU - Sekolah Dasar Negeri 1 Kaur menggelar P5 (Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila). Ini adalah salah satu kegiatan untuk memacu perkembangan sikap dan kecerdasan anak didik. 

Kegiatan ini bertemakan Gaya Hidup Berkelanjutan. Acara ini dibuka langsung oleh Pengawas SD, Rosdiana M.Pd. 

BACA JUGA:Ini Lokasi Penanganan Khusus di Padang Guci Hilir, Bupati Kaur Hadiri Audit Stunting Tahap II

 

Kepala SDN 1 Kaur, H Lukman S.Pd menyampaikan, P5 merupakan ciri khas dari Kurikulum Merdeka. Jadi, P5 ini adalah pembelajaran di luar intrakurikuler yang bertujuan memberikan pengalaman ke murid terkait keterampilan, keahlian, ataupun kegiatan baru dengan melibatkan dunia usaha, atau orang yang telah berpengalaman.

Profil Pelajar Pancasila ditanamkan dalam kegiatan ini seperti gotong royong, mandiri, kreatif, serta berkebhinekaan global. Dengan begitu, dalam kegiatan awal penerapan P5 pihaknya memberikan pengetahuan kepada murid dalam memanfaatkan sampah

 BACA JUGA:100 Orang Masyarakat dan Pelajar Kaur Ikut Sosialisasi Pengamalan Nilai-Nilai Pancasila

  

"Benar, ini adalah kegiatan awal kami dalam menggelar karya menerapkan P5. Tema kami dalam penerapan P5 adalah gaya hidup berkelanjutan, dengan mengelola sampah menjadi sesuatu yang lebih berguna," ungkap Lukman. 

Melalui kegiatan dalam proyek ini, murid mampu mengajukan pertanyaan, mengidentifikasi, mengklarifikasi, dan mengolah informasi dan gagasan. Target pencapaian P5 dengan tema pengolahan sampah ini, murid memiliki sikap peduli terhadap alam sekitar.

 BACA JUGA: Lokasi Bumi Perkemahan di Kabupaten Kaur Ditinjau Ketua Kwartir Cabang Pramuka

 

"Dengan begitu, kita mulai mengambil aksi yang membantu keberlanjutan hidup di bumi. Dengan adanya aksi sehari-hari yang dapat dilakukan sebagai komunitas, juga berperan dalam keberlanjutan kehidupan di bumi," tutur Lukman. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: radarbengkulu