Ada 2 Amalan Khusus yang Tidak Bisa Dilakukan oleh Malaikat di Bulan Rajab, Mau Tahu? Simak Ulasannya Disini

Ada 2 Amalan Khusus yang Tidak Bisa Dilakukan oleh Malaikat di Bulan Rajab, Mau Tahu? Simak Ulasannya Disini

Ada 2 Amalan Khusus yang Tidak Bisa Dilakukan oleh Malaikat di Bulan Rajab, Mau Tahu? Simak Ulasannya Disini-Ist-

1. Orang Kaya Membantu Orang Miskin

Ternyata malaikat tidak bisa meniru apa yang dilakukan manusia ketika orang kaya membantu orang miskin. Sebab, malaikat bukanlah makhluk yang diberkahi kekayaan oleh Allah SWT. Oleh karena itu, di antara mereka tidak ada yang kaya dan tidak ada yang miskin.

Banyak manfaatnya bila kita bisa membantu sesama. Lebih jauh lagi, dalam hal menolong orang-orang miskin yang hidup dalam kondisi miskin, tidak heran jika para malaikat dikejutkan oleh orang-orang yang melakukan amalan tersebut dengan ikhlas dan hanya berharap keridhaan Allah SWT.

Alangkah bahagianya orang kaya yang selalu membantu orang miskin yang membutuhkan. Bagi yang tidak bisa atau tidak mau melakukan cara ini, ingatlah bahwa di dalam harta yang kita miliki, ada bagian yang perlu dihilangkan.

 

2. Orang berdosa bertaubat 

Perbuatan yang dilakukan oleh manusia kedua namun tidak dapat dilakukan oleh para malaikat adalah mereka yang melakukan kejahatan namun bertaubat dengan teriakan penyesalan. Manusia adalah makhluk ciptaan Tuhan dan tidak akan pernah lepas dari dosa.

BACA JUGA:Bisakah Puasa Rajab Dikombinasikan dengan Puasa Qadha Ramadhan? Ini Penjelasan dan Bacaan Niatnya

BACA JUGA:7 Peristiwa Penting Di Bulan Rajab Dalam Sejarah Islam. Yuk simak!

Berbeda dengan malaikat, makhluk yang diciptakan dari cahaya ini tidak pernah tersentuh setetes pun dosa. Hal ini menghalangi mereka untuk bertaubat kepada Allah SWT, apalagi sampai disertai dengan tangisan, seperti halnya orang yang bertaubat Nasuha. Malaikat terkejut melihat seorang manusia bertobat di hadapan Tuhan dan menyesali segala perbuatannya, bahkan diiringi air mata penyesalan.

 

Ada kisah yang mengibaratkan taubat seorang hamba dengan kembali ke jalan Allah. Dalam sebuah cerita dikisahkan bahwa Rasulullah menceritakan kepada para sahabatnya tentang seorang laki-laki yang sedang melakukan perjalanan dengan menunggang kuda, dengan segala kekayaannya berupa emas, berlian, perak, dan lain-lain. dibawa dengan kudanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: