BLT Dana Desa Mengalir ke Rumah Tujuh Keluarga Penerima Manfaat di Desa Linau

 BLT Dana Desa  Mengalir ke Rumah Tujuh Keluarga Penerima Manfaat di Desa Linau

Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Desa Linau, Kecamatan Maje foto bersama usai menerima BLT DD-Hendri-radarbengkulu

RADARBENGKULU - Tujuh Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di  Desa Linau, Kecamatan Maje menerima BLT DD perdana awal tahun 2024 triwulan pertama di Balai Desa Linau, Sabtu, 30 Maret 2024. 

Hadir dalam acara penyaluran BLT DD ini, Pemerintahan Desa Linau, anggota BPD, Pendamping Lokal Desa (PLD), pendamping kecamatan (PK), Babinsa, Babinkamtibmas dan tokoh masyarakat serta masyarakat yang mendapatkan BLT DD. 

 BACA JUGA:Kapolda Bengkulu Bagikan 100 Paket Sembako di Kabupaten Kaur

 

Kepala Desa Linau, Ispi Yulidarmin melalui Bendahara, Fobi Nazirman menyampaikan, bagi masyarakat yang menerima BLT DD sebanyak 7 orang ini merupakan adalah hasil dari kesepakatan antara panitia penyeleksi dan Pemerintahan Desa (Pemdes)  melalui Musdes beberapa bulan lalu kemaren. 

"Penerima BLT DD di tahun 2024 ini sebanyak  7 KPM disalurkan per triwulan mulai dari Januari, Febuari dan Maret, berjumlah sembilan ratus ribu rupiah per keluarga penerima manfaat (KPM),"ujar Fobi. 

BACA JUGA:Masih Aman, Personel Polsek Maje Lakukan Patroli Dialogis di SPBU Air Numan Jaya Desa Suka Menanti Kaur

    

Fobi melanjutkan, masyarakat yang mendapatkan BLT DD ini merupakan orang tua tunggal yang memenuhi kriteria, cacat fisik dan orang tua lanjut usia yang tidak mendapat penghasilan tetap. 

Selanjutnya Babinkamtibnas Desa Linau, Angga Wijaya berpesan kepada masyarakat penerima BLT DD agar kiranya dapat menggunakan dan memanfaatkan uang BLT sebaik mungkin sesuai peruntukannya hingga dapat membantu meringankan kebutuhan sandang pangan yang biasanya  menjelang lebaran Idul Fitri ini dengan harga sembako yang semakin melonjak. 

BACA JUGA:Ini Pesan Sekda Kaur Saat Peringati Nuzulul Quran

 

"Penggunaan uang BLT DD di masyarakat harus tepat sasarannya dalam memenuhi kebutuhan yang semakin melonjak tinggi, jangan sampai salah guna nantinya," tutur Angga. ().

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: radarbengkulu