Tragedi Tenggelam di Curug Cay: Gubernur Bengkulu Desak Pengelola Wisata Perketat Keamanan

Tragedi Tenggelam di Curug Cay: Gubernur Bengkulu Desak Pengelola Wisata Perketat Keamanan-Ist-
Selain menyoroti kurangnya pengawasan, Helmi juga meminta Dinas Pariwisata Provinsi Bengkulu untuk segera melakukan pendataan terhadap objek wisata yang membutuhkan pengawasan khusus. Jika ada pengelola yang lalai dan tidak segera meningkatkan standar keamanan, ia menegaskan bahwa langkah tegas bisa diambil, termasuk penutupan sementara tempat wisata tersebut.
"Saya sudah meminta Dinas Pariwisata untuk mendata dan mengevaluasi semua objek wisata. Jika setelah diingatkan masih ada kelalaian dalam menerapkan standar keselamatan, maka tempat wisata tersebut bisa ditutup sementara hingga ada perbaikan," ujarnya.
Tak hanya pengelola wisata, Helmi juga mengimbau para wisatawan agar lebih berhati-hati saat berkunjung ke tempat-tempat wisata alam. Ia menegaskan bahwa pengunjung harus mematuhi setiap peringatan dan tidak mengabaikan rambu-rambu keselamatan yang disediakan.
"Keselamatan adalah tanggung jawab bersama. Selain pengelola yang harus memastikan keamanan lokasi, wisatawan juga harus lebih sadar akan risiko yang ada. Jangan sampai tragedi serupa terjadi lagi di masa mendatang," tutur Helmi.
Sebagai langkah konkret, Gubernur Helmi juga meminta agar pengelola tempat wisata memasang rambu-rambu peringatan di lokasi-lokasi rawan kecelakaan. Dengan adanya peringatan yang jelas, diharapkan pengunjung lebih berhati-hati dan kejadian tragis seperti ini bisa dicegah.
Tragedi di Curug Cay menjadi peringatan keras bagi seluruh pihak terkait agar lebih serius dalam menjamin keselamatan wisatawan. Keindahan alam Bengkulu memang mempesona, tetapi keselamatan tetap harus menjadi prioritas utama.(wij)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: