Pembangunan Kolam Resistensi di Kota Bengkulu Masih Temui Kendala

 Pembangunan  Kolam Resistensi di Kota Bengkulu Masih Temui Kendala

Pembangunan Kolam Resistensi di Kota Bengkulu Masih Temui Kendala-Riski/MC-radarbengkulu

radarbengkuluonline.id – Permasalahan banjir yang kerap menimpa Kota Bengkulu menjadi fokus Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu dalam beberapa tahun terakhir. Pemkot melakukan berbagai intervensi guna menanggulangi banjir hingga dampaknya. 


Diantaranya dengan membuat kolam retensi, sumur resapan dan normalisasi drainase. Oleh karena itu, Pemkot sangat berharap pembuatan kolam retensi oleh Balai Wilayah Sungai (BWS Wilayah VII) segera terealisasi, sehingga ke depannya mampu mengurangi dampak banjir. 

BACA JUGA:Wakil Walikota Bengkulu Ajak Dinas Sosial Nobar Panggil Aku Ayah


Terkait rencana ini, Kamis 21 Agustus 2025, Pj Sekda Tony Elfian bersama Plt Asisten III I Made Ardana melakukan rapat koordinasi percepatan pembuatan kolam retensi bersama BWS Sumatera VII di ruang kerjanya.


Pihak BWS Sumatera VII menjelaskan, persiapan pembuatan kolam retensi akan memasuki tahap pelaksanaan. Namun ada beberapa hal yang sehingga proses ditunda.

BACA JUGA:Ikut Takziah, Walikota Sampaikan Belasungkawa Mendalam di Pagar Dewa


“Jadi, sekarang ini kita kan pembebasan lahan kolam retensi 1 dan 2 yang di air Bengkulu. Itu tahap persiapannya sudah selesai. Tinggal sekarang masuk tahap pelaksanaan. Tapi kita terkendala pada masalah izin untuk lahan baku sawah,” jelas PPK Pengadaan Tanah, BWS Sumatera VII Syaiful Rizal saat diwawancara.

Kendala ini karena aturan baru dari Kementerian Pertanian dan Kementerian Agraria dan Tata Ruang.

BACA JUGA:Provinsi Bengkulu Dapat Jatah Pembangunan Sekolah Unggulan Nasional

 


“Ada aturan baru dari Menteri Pertanian bersama Agraria untuk melakukan baku sawah itu tidak bisa dialihfungsikan tanpa izin dari pihak tersebut. Jadi sekarang kita masih mengurus izin dari kota dan kementerian. Karena, wilayah air Bengkulu itu masuk dalam wilayah Kota Bengkulu,” tambahnya.

Syaiful berharap, semua proses berjalan baik tanpa kendala. “Kita berusaha mempercepat mengurus izinnya. Apabila nanti izin sudah turun, in shaa Allah nanti untuk pembebasan lahan kolam retensi di Kota Bengkulu segera terlaksana,” terangnya.

BACA JUGA:Petugas Karantina Bengkulu Gagalkan Penyelundupan Burung Betet Enggano



“Kita targetnya sebenarnya tahun ini harus tuntas. In shaa Allah kalau nanti izinnya cepat turun dan dapat restu dari kementerian, akhir tahun di November/Desember sudah ganti rugi kalau tidak ada kendala,” imbuhnya.

Ia berharap ini segera terealisasi, mengingat kini mulai memasuk musim penghujan dan untuk kemaslahatan masyarakat.

BACA JUGA:Harga Emas Kian Melambung, Ini Faktor Pemicunya



“Ini untuk kepentingan umum supaya masyarakat aman dan Kota Bengkulu bebas banjir. Kalaupun misal ada banjir, minimal kita bisa meminimalisirnya,” tuturnya.

Untuk informasi, luas lahan yang akan dibebaskan sekitar 11,4 hektare, dari dua kolam retensi. Yaitu kolam retensi satu dan dua, terdiri dari empat kelurahan, yaitu Kelurahan Suka Merindu, Tanjung Agung, Tanjung Jaya, dan Sawah Lebar Baru. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait