Aksi Vandalisme Kembali Marak di Kota Bengkulu

Aksi Vandalisme Kembali Marak di Kota Bengkulu

Aksi Vandalisme Kembali Marak di Kota Bengkulu-Riski/MC-Radar Bengkulu

radarbengkuluonline.id - Aksi vandalisme kembali marak di Kota Bengkulu. Pasalnya, joging track yang baru-baru ini di bangun kembali dibersihkan dan dipercantik sekarang sudah mulai banyak coretan-coretan pada tempat yang telah diperindah ini.

Dengan ucapan serapah dan tidak sedap dipandang, aksi vandalisme ini bukan yang pertama atau kedua kali terjadi di Bengkulu. Sebelumnya, dapat kita lihat beberapa coretan dan gambar-gambar yang berada di tembok Taman Budaya atau diberbagai tempat lainnya.

BACA JUGA:Ujian Tobo Kito Dimulai, Tiga Siswa Terbaik Tingkat SD dan SMP Kembali Melakukan Ujian Untuk Tingkat Kota

 

Aksi vandalisme ini menjadi sorotan langsung oleh Walikota Bengkulu Dr Dedy Wahyudi SE MM  dan jajarannya. Pasalnya, di tengah kondisi yang memanas ini, baik dalam hal politik maupun ekonomi, aksi vandalisme semakin banyak ditemukan. Joging track yang kita lihat sudah kembali bagus tertata dan cantik kini terkotori oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.

"Saya tidak tau, saat pagi sudah ada coretan-coretan seperti itu disini," ujar Santo, salah satu warga.

BACA JUGA:Warga Bahagia, Emak-Emak Cempaka Permai Joget Bersama Walikota Bengkulu

 

Aksi vandalisme ini sangat merugikan pemkot maupun negara. Masalahnya, pemerintah Kota Bengkulu sedang gencar-gencarnya dalam membangun dan memperbaiki fasilitas agar dapat menarik wisatawan dari luar kota maupun luar daerah bahkan dari seluruh dunia.

Pemkot melalui video yang di postingnya menegaskan bahwa jangan ada lagi aksi-aksi vandalisme di Kota Bengkulu ini tercinta.  Dengan tulisan "Aksi Ini Tidak Dibenarkan, Stop Vandalisme. "

BACA JUGA:Walikota Luncurkan Lomba Siskamling Tingkat Kota Bengkulu

 

Semoga oknum yang melakukan aksi vandalisme ini dapat ditemukan dan dimintai keterangan serta dapat mempertanggung jawabkan perbuatan yang merugikan ini. 

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait