Bank Sampah Hampir Ada Setiap Kelurahan di Kota Bengkulu
Bank Sampah Hampir Ada Setiap Kelurahan di Kota Bengkulu-Riski/MC-Radar Bengkulu
radarbengkuluonline.id – Bank sampah dapat menjadi solusi untuk pengelolaan sampah, lingkungan, dan ekonomi dimasa kini. Pembentukan Bank sampah untuk mengurangi, menggunakan kembali, dan mendaur ulang sampah.
Konsep Bank Sampah berfungsi sebagai sistem pengumpulan dan daur ulang sampah secara komersial. Seperti menjual atau daur ulang.
Di Kota Bengkulu, upaya tersebut terus digalakkan. Pemerintah Kota Bengkulu mendorong agar setiap kelurahan memiliki minimal 1 bank sampah.
Jika ada bank sampah ini, maka pengelolaan sampah menjadi lebih terorganisir mulai dari tingkat kelurahan, RT, RW sehingga bisa mengurangi jumlah sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
BACA JUGA:Toyota Rangga Sekali Angkut 3 Ton, Untung Berlipat, Dukung Usaha Semakin Maju
Contohnya seperti Bank Sampah di Kelurahan Lempuing, Kecamatan Ratu Agung yang kini sukses mengelola sampah di lingkungan sekitarnya. Setelah mendapat arahan Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi, berbagai kelurahan juga menghadirkan bank sampah. Ada yang menghidupkan kembali, ada juga yang baru.
Salah satunya bank sampah di Kelurahan Sidomulyo yang diresmikan langsung oleh Wakil Walikota, Ronny PL Tobing SH.
BACA JUGA:Ini Respon Warga Soal Imbauan Walikota Pasang Bendera Saat HUT ke-80 Republik Indonesia
Meski baru seumur jagung, sudah puluhan nasabah tergabung pada program bank sampah ini. Adanya bank sampah di berbagai kelurahan menunjukkan kesadaran masyarakat yang meningkat dalam pengelolaan sampah, serta potensi ekonomi yang terkandung dalam sampah.
Apalagi, bank sampah ini sangat penting mengingat dapat mengurangi volume sampah yang dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Melalui bank sampah, Walikota Bengkulu, Dr Dedy Wahyudi SE MM menegaskan kembali bahwa sampah memiliki nilai guna atau ekonomi.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
