Setelah Terima Ambulan Gratis, Kades di Seluma Bingung Soal Biaya Perawatan dan Operasional

Setelah Terima Ambulan Gratis,  Kades di Seluma Bingung Soal Biaya  Perawatan dan Operasional

Inilah 2 unit ambulan dari Pemerintah Kabupaten Seluma yang siap untuk diserahkan ke desa-Wawan-radarbengkulu

radarbengkuluonline.id, Tais  -  Di balik kabar bahagia soal penerimaan mobil ambulan gratis yang disalurlan Pemprov Bengkulu, ternyata muncul persoalan kebingungan sejumlah Desa dan Kelurahan penerima bantuan.

Ini setelah biaya perawatan dan operasional mobil sepenuhnya menjadi tanggung jawab desa dan kelurahan.

BACA JUGA:Peringatan HUT ke-80 RI, GP Ansor- Banser Seluma Gelar Tasyakuran dan Upacara Bersama Warga

 

Salah satunya seperti yang diakui Zainul Efendi Lurah Napal, Kecamatan Seluma sebagai penerima bantuan ambulan gratis.  Menurutnya, pihaknya dalam waktu dekat masih akan membahas interen dengan jajaran RW dan RT serta pihak terkait mengenai beban biaya perawatan dan operasional mobil ambulance.

" Saya bersama para lurah dan kades serta sopir yang ditunjuk, beberapa waktu lalu telah mengikuti Bimtek. Soal biaya operasional dan perawatan itu sepenuhnya diserahkan ke desa dan kelurahan penerima," sampai Lurah Napal, Zainul Efendi saat membuka puncak peringatan HUT  ke- 80 RI di Gang Binjai RW 01 RT 02 Kelurahan Napal, Senin, 18 Agustus 2025.

BACA JUGA:Dana Bantuan Partai Politik di Seluma Masih Menunggu Dana Bagi Hasil dari Pemprov Cair

 

Ia mengakui jika beban tersebut diserahkan ke dana di kelurahan, tentunya hal itu tak memungkinkan. Sementara keperuntukan mobil yang ada saat ini tidak hanya untuk warga Kelurahan Napal, melainkan untuk masyarakat di Kecamatan Seluma, bahkan secara umum dari luar kecamatan yang ada.

" Meskipun mobil ada di Kelurahan Napal, namun mobil untuk masyarakat Kecamatan Seluma, bahkan di luar Kecamatan Seluma boleh. Jika ada yang memerlukan, maka bisa menghubungi sopir saudara Bambang dan saya sebagai Lurah. Nanti yang perlu kita bahas masalah operasional dan biaya perawaran. Yang diberikan  itu kendaraan tok, BBM dan operasional, termasuk biaya perawatan tidak ada. Sesuai hasil Bimtek, apabila butuh sopir sudah ada, tapi pikirkan minyaknya. Kalau ada sopirnya sendiri boleh. Kalau diambil mobil dalam kondisi bersih, maka  pulang harus bersih. Kalau pecah ban atau ada kerusakan, maka yang memakai harus memperbaiki. Jadi, jangan salah asumsi. Sehubungan dengan mobil ini kita dipercaya, maka harus kita jaga. Jangan sampai kita hilangkan kepercayaan. Jangan sampai kita diserahkan mobil, mobil rusak," sampai Lurah Napal.

BACA JUGA:Pemkab Berikan Bingkisan dan Penghargaan Kepada 45 Orang Kalangan Veteran di Seluma

 

Sebelumnya, sebanyak 14 unit mobil jenis ambulan gratis bakal didistribusikan ke Seluma oleh Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan dan Bupati Seluma, Teddy Rahman SE.MM .

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Seluma, Rudi Syawaludin S.Sos mengatakan, bantuan ambulan ini, rencananya akan dibagikan ke 14 desa yang tersebar di 14 kecamatan yang ada di Kabupaten Seluma.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: