SPMB SMA Negeri 5 Bengkulu Diduga Cacat Prosedur, Hasil Seleksi Terancam Batal
SPMB SMA Negeri 5 Bengkulu Diduga Cacat Prosedur, Hasil Seleksi Terancam Batal-Windi-
RADAR BENGKULU – Polemik penerimaan siswa baru di SMA Negeri 5 Bengkulu memasuki babak baru. Hasil pemeriksaan Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Perwakilan Bengkulu mengindikasikan bahwa Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2025/2026 berjalan tidak sesuai prosedur.
Temuan itu sontak mengguncang, karena jika benar ada maladministrasi, maka konsekuensi hukumnya jelas: hasil seleksi bisa dibatalkan.
Kuasa hukum 12 siswa yang sebelumnya dikeluarkan dari SMAN 5, Hartanto, menegaskan bahwa temuan Ombudsman ini menjadi bukti nyata adanya pelanggaran.
“Dalam SPMB SMA Negeri 5 Bengkulu ditemukan dua masalah pokok, yakni maladministrasi dan perbuatan melawan hukum. Jika kita sandarkan pada UU No. 30 Tahun 2014, keputusan yang salah prosedur jelas batal demi hukum sesuai Pasal 56 ayat (2),” tegas Hartanto.
Hartanto mengungkapkan, dari hasil telaah dokumen, ada 534 siswa yang dinyatakan lolos seleksi. Namun, masih tersisa 98 kuota afirmasi yang sama sekali tidak diumumkan. Sesuai aturan, sisa kuota itu seharusnya dialihkan ke jalur domisili, agar tidak merugikan calon siswa lain.
“Nyatanya, aturan itu tidak dijalankan. Inilah bentuk pelanggaran yang paling jelas. Kalau kuota afirmasi tidak dialihkan, otomatis ada anak-anak yang kehilangan haknya untuk bersekolah,” terang Hartanto.
Pihaknya menilai Ombudsman perlu menyampaikan hasil pemeriksaan secara gamblang, agar publik memahami duduk persoalan. “Karena bagi kami, dengan adanya cacat prosedur dalam proses SPMB, maka hasil seleksi seharusnya dibatalkan,” katanya.
Tak hanya soal kuota, Hartanto juga menyinggung soal tanggung jawab pejabat terkait. Ia mendesak Gubernur Bengkulu segera menjatuhkan sanksi kepada pihak yang dianggap lalai, khususnya Kepala SMAN 5.
“Minimal dinonaktifkan sementara. Kalau dibiarkan, publik bisa kehilangan kepercayaan. Padahal dunia pendidikan harus dijaga transparansi dan integritasnya,” ucapnya lantang.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
