Semua Sepakat, Syamsulrachman Pimpin DPD Golkar Bengkulu

Semua Sepakat, Syamsulrachman Pimpin DPD Golkar Bengkulu

Semua Sepakat, Syamsulrachman Pimpin DPD Golkar Bengkulu-Windi Junius-Radar Bengkulu

radarbengkuluonline.id, Bengkulu  - Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Bengkulu yang digelar di Hotel Mercure, Minggu (5/10), berakhir dengan satu suara bulat. 

Tanpa drama, tanpa rivalitas yang tajam, seluruh pemilik suara sepakat mengusung satu nama: Syamsulrachman. Ia resmi ditetapkan secara aklamasi sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Provinsi Bengkulu periode 2025–2030.

BACA JUGA:Hanya 42 Peserta yang Ikuti Seleksi KPID Provinsi Bengkulu

 

Suasana ruang sidang Musda sempat riuh ketika pimpinan sidang mengetuk palu tanda keputusan final. Tepuk tangan peserta membahana. Bagi sebagian kader, momen itu menjadi simbol penyatuan semangat baru di tubuh partai berlambang pohon beringin tersebut.

Penetapan Syamsulrachman sebenarnya sudah dapat diprediksi sejak awal. Hingga penutupan pendaftaran calon ketua pada Sabtu (4/10), hanya namanya yang tercatat resmi di meja panitia. Dukungan pun datang dari seluruh pemilik suara—mulai dari DPD kabupaten/kota hingga organisasi sayap partai.

BACA JUGA:Elit Golkar Bengkulu Patungan Rp 3 Miliar Lebih utuk Dukung Rohidin

 

Hadir dalam Musda, Gubernur Bengkulu H. Helmi Hasan menegaskan bahwa hadirnya kepengurusan baru Partai Golkar diharapkan makin memperkuat kolaborasi pembangunan daerah. 

Ia menilai Golkar selama ini bukan sekadar partai politik, tapi juga mitra aktif pemerintah dalam menyalurkan aspirasi masyarakat.

BACA JUGA:Gelar Makan Bersama , Pemkot Bagikan Hadiah Kepada para Jawara UTK

 

“Selama ini sudah dilakukan. Banyak program pemerintah yang terbantu karena dukungan Partai Golkar, terutama di DPRD,” kata Helmi di sela acara.

Gubernur mencontohkan, sejumlah program infrastruktur berskala besar yang tengah berjalan di Bengkulu—termasuk pembangunan jalan strategis antarwilayah dan perbaikan fasilitas publik—tak lepas dari sinergi antara pemerintah dan Golkar.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: