Kiat-Kiat Mendapatkan Kebahagiaan Dunia dan Akhirat

Kiat-Kiat Mendapatkan Kebahagiaan Dunia dan Akhirat

Yurlan Hamidi, S.Pd.I. M.Pd.I-Adam-Radar Bengkulu

radarbengkuluonline.id -- Para pembaca  yang dimuliakan Allah Swt, tidak terasa hari ini kita sudah memasuki hari Jumat  lagi. Untuk itu, redaksi sudah menyiapkan khutbah Jumat untuk pembaca semua. Judulnya, Kiat-Kiat Mendapatkan Kebahagiaan Dunia dan Akhirat.


Materi ini ditulis oleh Ustadz Yurlan Hamidi, S.Pd.I. M.Pd.I. Ia adalah penyuluh Agama Islam Kecamatan Selebar Kota Bengkulu. Rencananya, materi ini akan disampaikan saat menjadi khatib shalat Jumat di Masjid Besar Al Amin, Jalan RE Martadinata Kelurahan Kandang, Kecamatan  Kampung Melayu, Kota Bengkulu.


Apa saja isi materi khutbahnya, silahkan dibaca langsung tulisannnya dibawah ini. Selamat membaca! Semoga ada manfaatnya bagi kita semua.


Assalamualaikum warahmatullaahi wabarokatuh


Kaum muslimin jamaah Jumat  yang dimuliakan Allah SWT
Terlebih dahulu, dalam kesempatan yang mulia ini marilah kita tingkatkan ketakwaan kita kepada Allah SWT. Yaitu, dengan menjalankan perintah Allah SWT dengan ikhlas, khusyu, lagi penuh tawakkal juga menjauhi larangan Allah SWT.


 Shalawat dan salam mudah-mudahan tetap terlimpahkan kepada Nabi Muhammad SAW. 

Jamaah Jumat rahimakumulluh
Kehidupan yang bahagia adalah dambaan semua orang. Tidak ada satu pun manusia yang ingin hidup susah, gelisah, dan tidak merasakan ketentraman. Namun demikian, prinsip dan cara pandang orang berbeda-beda dalam mengukur kebahagiaan.

Bagi seorang mukmin, kebahagiaan tidak hanya kebahagiaan dunia berupa kemewahan dan keberlimpahan materi, tapi juga harus meraih kebahagiaan akhirat. dan juga kita tidak boleh selalu mengejar akhirat sementara melupakan kebutuhan kebahagiaan diri dan keluarga yang sedang dihadapi. 


Rasulullah mengajarkan ummatnya untuk meraih kebahagiaan akhirat dengan tidak melupakan kebahagiaan dunia.

وَابْتَغِ فِيمَا آتَاكَ اللَّهُ الدَّارَ الْآخِرَةَ ۖ وَلَا تَنسَ نَصِيبَكَ مِنَ الدُّنْيَا ۖ“

''Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari (kenikmatan) duniawi.” (Surah al-Qashash:77)
Kebahagiaan yang kita dambakan adalah kebahagiaan dunia dan akhirat. Sebagaimana doa disyari’atkan di dalam Al-Qur’an yang senantiasa dibaca di segala kondisi

رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

“Ya Allah, berikanlah kepada Kami kebaikan di dunia, berikan pula kebaikan di akhirat dan lindungilah Kami dari siksa neraka.” (QS. al-Baqarah : 201)


Sebagai seorang Muslim, kebahagiaan haruslah diraih dengan cara yang baik dan diridhai Allah taala. Dengan begitu, kita tidak hanya akan mendapatkan kebahagiaan di dunia, tapi juga di akhirat.
Lantas bagaimana kiat-kiat agar mendapat kebahagiaan di dunia dan akhirat?


1. Sabar
Sifat sabar sangat diperlukan oleh setiap manusia dalam segala aspek. Seperti menghadapi musibah, menaati perintah Allah, menghindari maksiat, menerima takdir, menghadapi nikmat yang diberikan Allah pada kita, dan sebagainya. Sebagaimana dijelaskan dalam Surat Al-Baqaroh 155-156


وَلَنَبۡلُوَنَّكُم بِشَيۡءٖ مِّنَ ٱلۡخَوۡفِ وَٱلۡجُوعِ وَنَقۡصٖ مِّنَ ٱلۡأَمۡوَٰلِ وَٱلۡأَنفُسِ وَٱلثَّمَرَٰتِۗ وَبَشِّرِ ٱلصَّٰبِرِينَ. ٱلَّذِينَ إِذَآ أَصَٰبَتۡهُم مُّصِيبَةٞ قَالُوٓاْ إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّآ إِلَيۡهِ رَٰجِعُونَ

“Dan Kami pasti akan menguji kamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan. Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang sabar, (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka berkata Inna lillahi wa innailaihi roji'un. 


2. Syukur

Memelihara rasa syukur dapat meningkatkan motivasi kita untuk terus beribadah kepada Allah taala. Selain itu, rasa syukur juga perlu diungkapkan secara jelas, baik dalam bentuk perkataan, di dalam hati, maupun tingkah laku.


وَإِذْ تَأَذَّنَ رَبُّكُمْ لَئِن شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ ۖ وَلَئِن كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِى لَشَدِيدٌ

“Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu memaklumkan, "Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka pasti azab-Ku sangat berat" (Q.S. Ibrahim: 07)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: