Cara Menjaga Gula Darah Tetap Stabil Saat Puasa Ramadan

Cara Menjaga Gula Darah Tetap Stabil Saat Puasa Ramadan

Cara Menjaga Gula Darah Tetap Stabil Saat Puasa Ramadan-Poto ilustrasi-

 

 

RADAR BENGKULU, JAKARTA - Menjalankan ibadah puasa Ramadan membuat tubuh tidak mendapat asupan makanan dan minuman selama belasan jam.

Seperti dikutip dari laman harian disway, kondisi itu dapat mempengaruhi kadar gula darah. Terutama jika pola makan saat sahur dan berbuka tidak seimbang.

Gula darah yang terlalu rendah bisa menyebabkan tubuh lemas, pusing, dan sulit berkonsentrasi. Sedangkan gula darah yang terlalu tinggi juga dapat menimbulkan rasa tidak nyaman.

Dalam hal ini, para ahli kesehatan menyarankan agar menjaga pola makan yang tepat selama Ramadan. Dengan memilih makanan yang benar, mencukupi cairan, serta mengatur aktivitas, kadar gula darah dapat tetap stabil. Sehingga puasa bisa dijalankan dengan nyaman. Tanpa mengganggu kesehatan.

BACA JUGA:Memilih Toples Lebaran yang Tepat agar Kue Kering Tetap Renyah

1. Pilih Karbohidrat Kompleks Saat Sahur

Karbohidrat kompleks seperti nasi merah, roti gandum, oatmeal, kentang, dan ubi dianjurkan untuk dikonsumsi saat sahur.

Jenis karbohidrat itu dicerna lebih lambat oleh tubuh. Sehingga energi dilepaskan secara bertahap. Juga membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil lebih lama selama berpuasa.

Di samping karbohidrat, sahur juga sebaiknya dilengkapi dengan protein dan serat. Misalnya, telur, ikan, tempe, sayur, dan buah. Kombinasi makanan tersebut membantu tubuh merasa kenyang lebih lama. Juga dapat mencegah penurunan gula darah secara drastis di siang hari.

 

 

2. Jangan Melewatkan Sahur

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: