APBN Bengkulu 2025 Jadi Motor Pertumbuhan: Belanja Negara Melesat, Daya Beli Petani Menguat

APBN Bengkulu 2025 Jadi Motor Pertumbuhan: Belanja Negara Melesat, Daya Beli Petani Menguat

APBN Bengkulu 2025 Jadi Motor Pertumbuhan: Belanja Negara Melesat, Daya Beli Petani Menguat.-Ist-

 

 

RADAR BENGKULU – Di tengah tekanan ekonomi global yang belum sepenuhnya pulih, kinerja APBN Provinsi Bengkulu tahun 2025 justru menampilkan capaian yang menggembirakan. Laporan APBN KiTa Triwulan III menunjukkan bahwa belanja negara di Bengkulu tumbuh cepat dan menjadi salah satu yang tertinggi di kawasan Sumatera.

 

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Bengkulu, Mohamad Irfan Surya Wardana, menyebut APBN kini bukan hanya menjadi alat fiskal, melainkan mesin penggerak ekonomi daerah. Salah satu sektor yang paling mencolok kontribusinya adalah pertanian, yang menjadi penopang utama kehidupan ekonomi masyarakat Bengkulu.

BACA JUGA:Setelah Melihat Langsung, Wakil Walikota Bengkulu Puji Layanan MPP Kota Medan

“APBN bukan sekadar kumpulan angka. Ia adalah mesin pemerataan ekonomi. Dari desa, dari sawah, dari kebun kopi dan sawit—semua bergerak karena belanja pemerintah memberi napas,” ujar Irfan dalam konferensi pers di Bengkulu, Rabu (29/10).

 

Capaian paling mencolok datang dari sektor pertanian. Nilai Tukar Petani (NTP) Bengkulu melonjak hingga 208,73, hampir dua kali lipat rata-rata nasional yang hanya 124,36. Angka ini mencerminkan peningkatan daya beli dan kesejahteraan petani secara signifikan.

 

“Daya beli petani kuat, inilah bukti ekonomi rakyat bergerak positif. Ketika petani sejahtera, pasar hidup, dan ekonomi daerah ikut tumbuh,” tegas Irfan.

 

Kinerja sektor pertanian ini memperlihatkan bahwa kebijakan fiskal dan program pemerintah pusat benar-benar menyentuh lapisan masyarakat paling bawah. Di sejumlah kabupaten seperti Rejang Lebong, Kepahiang, dan Seluma, peningkatan harga hasil bumi dan distribusi bantuan pertanian menjadi faktor penting penguat daya beli petani.

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: