Jajanan Kojek Tetap Eksis di Tengah Gempuran Kuliner Kekinian

 Jajanan  Kojek  Tetap Eksis di Tengah Gempuran Kuliner Kekinian

Nur Akhrom sedang melayani pelanggannya yang baru turun dari mobil-Muharrom Afdoli-Radar Bengkulu

radarbengkuluonline.id  -  Di tengah menjamurnya berbagai jajanan modern dengan kemasan kekinian, kuliner tradisional "Kojek" ternyata masih memiliki tempat spesial di hati masyarakat Kota Bengkulu.

Salah satu sosok yang setia menjaga eksistensi jajanan  atau cemilan kenyal dari adonan tepung tapioka/kanji dan terigu ini adalah Nur Akhrom, seorang pedagang yang setiap harinya mangkal di depan kawasan Bengkulu Indah Mall (BIM) , Pantai Panjang, Kota Bengkulu. 


Nur Akhrom bukanlah orang baru di dunia kuliner jalanan. Ia tercatat sudah 12 tahun menekuni profesi sebagai penjual kojek. Sebelum memutuskan untuk menetap atau mangkal di depan BIM, pria ini menghabiskan bertahun-tahun waktunya dengan berjualan keliling menyusuri sudut-sudut kota. 


Kualitas rasa menjadi kunci utama mengapa dagangannya tetap diburu. Nur mengaku bahwa semua kojek yang ia jual adalah hasil olahannya sendiri. Dengan membuat sendiri, ia bisa menjamin kebersihan dan cita rasa konsisten yang sudah dikenal pelanggannya selama belasan tahun. 

 


Meski hanya menjual jajanan sederhana dengan rata-rata harga Rp 5.000 per porsi, omzet yang diraup Nur Akhrom terbilang cukup menjanjikan. Dalam satu hari, ia mampu mengantongi pendapatan hingga Rp 500.000. 


Namun, ia tak menampik bahwa hadirnya berbagai jajanan modern seperti french fries, thai tea, hingga aneka snack viral cukup memberikan tantangan tersendiri bagi pedagang tradisional sepertinya. 

 


"Namanya bersaing, pasti ada pengaruhnya sedikit ke omset jualan. Tapi alhamdulillah, sampai sekarang masih banyak yang datang dan membeli dagangan saya," ujar Nur Akhrom saat ditemui RADAR BENGKULU di sela-sela kesibukannya melayani pembeli, Senin, 19 Januari 2026. 


Eksistensi kojek Nur Akhrom menjadi bukti bahwa jajanan tradisional tetap mampu bertahan jika dikelola dengan ketekunan. Di tengah gempuran tren kuliner yang silih berganti, rasa yang otentik dan harga yang merakyat membuat kojek tetap menjadi primadona bagi pengunjung yang berwisata di kawasan Pantai Panjang, Kota Bengkulu.

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: