Usai Badai Disertai Hujan, Warga Surabaya Permai Perbaiki Atap Rumah

 Usai  Badai Disertai Hujan, Warga Surabaya Permai Perbaiki Atap Rumah

Warga Surabaya Permai Perbaiki Atap Rumah-Irfan Herdian-Radar Bengkulu

radarbengkuluonline.id  – Cuaca buruk beberapa hari terakhir disertai badai dahsyat melanda hampir di seluruh kota Bengkulu, termasuk di Kelurahan Surabaya Permai RT 13, RW3, warga mulai disibukkan dengan aktivitas perbaikan rumah pada Rabu (21/1) pagi.


Beberapa warga bahu-membahu menaikkan kembali atap seng yang sempat terbang terbawa angin. Beberapa rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan bervariasi. Mulai dari kerusakan ringan hingga bagian atap yang
nyaris terbuka seluruhnya.


Menurut penuturan salah seorang warga Surabaya Permai Supardi (56), angin kencang mulai terjadi sekitar pukul 18.00 WIB.

" Hujan disertai dengan badai. Suaranya sangat gemuruh. Tiba-tiba terdengar bunyi keras dari atas atap, dan ternyata seng kami sudah terbang ke jalan. Kami sekeluarga sempat panik dan mengungsi ke bagian dapur yang lebih aman," ujarnya saat ditemui RADAR BENGKULU sedang membetulkan rangka kayu atapnya, Rabu, 21 Januari 2026.


Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, selain atap yang berterbangan, beberapa pohon peneduh di sekitar pemukiman juga dilaporkan tumbang dan sempat menutupi akses jalan warga sebelum akhirnya dibersihkan secara gotong royong.


Sejak matahari terbit, suasana di Kelurahan Surabaya Permai tampak sibuk. Warga saling membantu membawa palu, paku, dan lembaran seng baru untuk mengganti yang rusak.


"Kami bergerak cepat supaya kalau nanti sore hujan turun lagi, air tidak masuk ke dalam rumah. Takutnya barang-barang elektronik malah rusak semua kalau tidak segera ditutup," tambah warga lainnya.


Hingga berita ini diturunkan, warga masih terus melakukan pendataan secara mandiri terkait total kerugian materiil. Masyarakat juga diimbau untuk tetap waspada, mengingat prediksi cuaca dari BMKG menunjukkan potensi hujan dan angin kencang masih mungkin terjadi dalam beberapa hari ke depan, terutama di wilayah pesisir Bengkulu. 


Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: