Istiqamah Dalam Beribadah

Istiqamah Dalam Beribadah

Juwanda, S.Sos-Adam-radarbengkulu

radarbengkuluonline.id -- Para pembaca  rahimakumullah, tidak terasa hari ini kita sudah memasuki hari Jumat  lagi. Untuk itu, redaksi sudah menyiapkan khutbah Jumat untuk pembaca semua. Judulnya, Istiqamah Dalam Beribadah.
 

Materi ini ditulis oleh Ustadz Juwanda, S.Sos. Rencananya, materi ini akan disampaikan saat menjadi khatib shalat Jumat di Masjid  Besar Al-Amin, Jalan RE Martadinata Kelurahan Kandang, Kecamatan Kampung Melayu Kota Bengkulu.


Apa saja isi materi khutbahnya, silahkan dibaca langsung tulisannnya dibawah ini. Selamat membaca! Semoga ada manfaatnya bagi kita semua.


 
Jamaah Jumat rahimakumullah
Ketahuilah, bahwa wujud dari keimanan dan ketakwaan adalah dengan melakukan syariat-syariat Allah secara kontinyu.

Muara syariat tidak lain kecuali adalah kebaikan-kebaikan, baik kebaikan di dunia maupun kebaikan di akhirat. Tinggal bagaimana kita menjalankan aneka kebaikan yang sudah digariskan agama dan diajarkan oleh para ulama terdahulu dengan konsisten. 


Konsisten atau istiqamah inilah yang kadang masih menjadi pekerjaan rumah (PR) kita bersama. Orang yang istiqamah melakukan kebaikan-kebaikan akan diperhatikan oleh Allah Swt dengan diberikan balasan mulia, yaitu surga-Nya. Semoga kita termasuk hamba yang istiqamah dalam takwa. Amin. 


Allah Swt berfirman dalam Al-Qur'an yang Artinya, “Sesungguhnya orang-orang yang berkata, “Tuhan kami adalah Allah” kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka, maka malaikat-malaikat akan turun kepada mereka (dengan berkata), “Janganlah kamu merasa takut dan janganlah kamu bersedih hati; dan bergembiralah kamu dengan (memperoleh) surga yang telah dijanjikan kepadamu.” (QS Fushshilat [41]: 30).
 
Jamaah Jumat rahimakumullah
Sangat beruntung menjadi hamba yang istiqamah melaksanakan kebaikan, lantaran ia mendapatkan kepastian dari Allah Swt berupa keselamatan hingga kelak meraih surga-Nya. Sebagaimana makna dalam ayat yang baru saja dibacakan.

Pada kesempatan yang mulia ini, mari kita bersama-sama meneguhkan kembali keistiqamahan kita akan keimanan, ketakwaan, dan sekaligus kebaikan-kebaikan. 
   
Jamaah Jumat rahimakumullah  
Memperbanyak ibadah kepada Allah Swt tentu sangat baik, sebagai bentuk manifestasi dari kehambaan kita kepada Allah Swt. Namun, akan lebih baik lagi dilakukan secara istiqamah, bukan saja di momentum-momentum tertentu kita beribadah dengan sungguh-sungguh. Istiqamah ini yang paling penting diperhatikan. 


Rasulullah Saw bersabda bahwa Allah mencintai ibadah yang dilakukan dengan konsisten meskipun sedikit. Artinya, “Sungguh, ibadah yang paling dicintai oleh Allah adalah ibadah yang paling konsisten sekalipun sedikit.” (HR Muslim). 


Imam Al-Ghazali dalam kitabnya, Ihya Ulumuddin menuliskan bahwa bukan termasuk kebaikan bila suatu perbuatan tidak bisa dilakukan dengan istiqamah. Suatu ibadah bisa dinilai baik jika pelakunya sudah bisa mengerjakan dengan penuh konsisten.

Jika tidak, maka sama halnya ibadah itu tidak memiliki nilai apa-apa, bahkan iman seseorang belum sepenuhnya dikatakan sempurna sebelum ia bisa menjadi hamba yang istiqamah. Menjaga keIstiqamahan memang diperintahkan agama. 


Al-Qur’an maupun hadits kerap kali menyinggung tentang pentingnya menjadi hamba yang istiqamah dengan kebaikan-kebaikan. Istiqamah memang tidak mudah dilakukan, tetapi bukan berarti tidak bisa dicapai. Kita perlu memantapkan niat untuk menjadi hamba yang dicintai Allah dengan istiqamah melaksanakan perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya. 


Allah berfirman dalam Al-Qur’an yang artinya, “Dan tetaplah (istiqamah beriman dan berdakwah) sebagaimana diperintahkan kepadamu (Muhammad) dan janganlah mengikuti keinginan mereka dan katakanlah, ‘Aku beriman kepada Kitab yang diturunkan Allah dan aku diperintahkan agar berlaku adil di antara kamu.’” (QS. Asy-Syura [42]: 15). 
 
Jamaah Jumat rahimakumullah  
Singkat kata khususnya untuk diri saya pribadi dan umumnya untuk jamaah bahwa jangan pernah bosan beribadah meski belum maksimal dan jangan bosan menjadi orang baik. Kebaikan-kebaikan yang kita lakukan, baik kepada sesama maupun kepada Sang Khaliq tidak boleh putus, bahkan harus terus meningkat dan Istiqamah. Terlebih tidak ada alasan yang dapat membuat kebaikan itu terhenti. 


Bahkan di tengah cobaan yang menimpa, kita tetap berikhtiar konsisten melaksanakan kebaikan, karena Allah mencintai ibadah yang dilakukan secara istiqamah meskipun itu sangat kecil.  Orang yang bisa istiqamah juga sama halnya dengan orang yang berjalan untuk menyempurnakan imannya, karena kesempurnaan iman bisa diraih dengan cara istiqamah. 
 
Jamaah Jumat yang dimuliakan Allah 
Demikian khutbah Jumat singkat ini. Semoga kita senantiasa diberikan pertolongan dan petunjuk dari Allah Swt untuk menjadi hamba yang istiqamah menjalankan perintah-perintah-Nya dan menjauhi apa saja yang dilarang oleh Allah. Aamiin ya rabbal ‘alamin.

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: