Demam Motor Sunmori Klasik Mulai Menjangkiti Bengkulu

Demam Motor Sunmori Klasik Mulai Menjangkiti Bengkulu

Demam Motor Sunmori Klasik Mulai Menjangkiti Bengkulu-Ist-

 

RADAR BENGKULU - Belakangan ini, ada yang beda kalau kita nongkrong di depan BIM atau kawasan Kota Tua Bengkulu saat akhir pekan. Suara knalpot motor-motor semi klasik seperti Yamaha XSR 155 atau Kawasaki W175 mulai sering terdengar. Ternyata, tren motor bekas di Bengkulu tahun 2026 ini nggak cuma soal fungsionalitas, tapi juga soal gaya hidup dan hobi. Motor sport bergaya retro lagi naik daun banget di kalangan anak muda lokal.

Para kolektor dan penghobi di Bengkulu mulai rajin berburu unit bekas XSR atau W175 karena harga barunya yang terus merangkak naik. Menariknya, motor-motor ini biasanya punya kilometer yang masih rendah karena jarang dipakai harian oleh pemilik sebelumnya. Di pasar motor bekas Bengkulu, unit seperti ini jadi rebutan karena kondisinya yang "rasa baru" tapi harga jauh lebih miring.

BACA JUGA:Motor Matic Sejuta Umat Masih Jadi Jawara di Bengkulu

Bukan cuma motor pabrikan baru bergaya retro, motor lawas hasil modifikasi atau custom juga mulai punya pasarnya sendiri. Banyak bengkel custom di Bengkulu yang sekarang makin kreatif mengubah motor bebek atau sport lama jadi bergaya japstyle atau caferacer. Tren ini bikin motor-motor "bahan" yang tadinya nggak dilirik, sekarang harganya bisa ikut naik karena banyak yang cari untuk proyek modifikasi.

Jadi, buat kamu yang mau tampil beda pas sunmori (Sunday Morning Ride), pasar motor bekas Bengkulu punya banyak pilihan menarik tahun ini. Selain buat gaya, motor-motor ini juga asyik banget buat diajak touring tipis-tipis ke arah Kepahiang atau Curup. Yang penting, siapkan budget lebih untuk perawatan ekstra kalau kamu memutuskan buat ambil motor yang usianya sudah lumayan tua ya!

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: