Ini Tujuan Pemerintah Daerah Gelar Musrenbang Tingkat Kecamatan

Ini Tujuan Pemerintah Daerah Gelar Musrenbang Tingkat Kecamatan

Ini Tujuan Pemerintah Daerah Gelar Musrenbang Tingkat Kecamatan-Ist-

 

RADAR BENGKULU, MANNA – Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Air Nipis di Kantor Camat Air Nipis, Senin (26/1). Kegiatan ini merupakan bagian dari tahapan penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Bengkulu Selatan Tahun 2027.

 

Musrenbang tersebut dihadiri Wakil Bupati Bengkulu Selatan Yevri Sudianto, unsur DPRD Kabupaten Bengkulu Selatan, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, Camat Air Nipis beserta Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan, serta seluruh kepala desa se-Kecamatan Air Nipis. Turut hadir tokoh masyarakat, tokoh agama, unsur PKK, pemuda, dan perwakilan masyarakat.

 

Wakil Bupati Bengkulu Selatan Yevri Sudianto menegaskan bahwa Musrenbang tingkat kecamatan merupakan forum strategis untuk menyelaraskan usulan pembangunan dari desa dan kelurahan dengan prioritas pembangunan daerah. Menurutnya, proses ini sangat penting agar program pembangunan yang direncanakan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.

BACA JUGA:Kodim 0408/BS Laksanakan Pembekalan Ayam Petelur, Dukung Program Ketahanan Pangan

“Musrenbang kecamatan menjadi wadah penajaman, penyelarasan, klarifikasi, serta kesepakatan usulan kegiatan pembangunan desa dan kelurahan yang diintegrasikan dengan prioritas pembangunan daerah. Dengan demikian, diharapkan terbangun sinkronisasi perencanaan dari tingkat desa hingga kabupaten,” ujar Yevri.

 

Ia juga menekankan bahwa setiap usulan pembangunan harus disesuaikan dengan ketersediaan sumber pendanaan, baik melalui Dana Desa, APBD Kabupaten, APBD Provinsi, maupun APBN. Oleh karena itu, kajian teknis menjadi hal penting agar program yang diusulkan tepat sasaran dan dapat direalisasikan secara efektif.

 

Selain itu, Yevri berharap Musrenbang Kecamatan Air Nipis dapat menjadi media interaktif bagi seluruh pemangku kepentingan dalam menetapkan program prioritas kecamatan serta merumuskan rekomendasi kebijakan pembangunan yang berkualitas, transparan, dan akuntabel.

 

“Dalam pelaksanaan pembangunan di lini terbawah, kami berharap seluruh camat dan kepala desa terus meningkatkan pembinaan pengelolaan APBDesa serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Kepala desa merupakan ujung tombak pembangunan sekaligus pengawas pelaksanaan pembangunan di wilayahnya masing-masing,” tegasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: