Pemprov dan Polda Bengkulu Fokus Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah
Pemprov dan Polda Bengkulu Fokus Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah-Riski/MC-Radar Bengkulu
radarbengkuluonline.id - Pemerintah Provinsi Bengkulu menggandeng Polda Bengkulu untuk memperkuat koordinasi lintas sektor demi mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Langkah kolaboratif ini diambil sebagai respons atas masih rendahnya capaian pajak kendaraan bermotor yang tercatat baru sekitar 32 persen dari total kendaraan yang terdata.
Dalam rapat koordinasi yang digelar Rabu (4/2), terungkap bahwa realisasi pajak dari sektor Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama (BBNKB) saat ini mencapai Rp 310 miliar. Meskipun sektor kendaraan masih perlu dipacu, kabar baik datang dari pajak mineral bukan logam dan batuan (MBLB) yang justru melampaui target hingga 172,5 persen.
Penjabat Sekda Provinsi Bengkulu Herwan Antoni mendorong pemerintah kabupaten dan kota untuk lebih aktif memberikan pendampingan agar pendapatan daerah bisa terus naik secara merata. Beliau menyampaikan pentingnya sinergi ini dalam sebuah arahan singkat yang menekankan keterlibatan semua pihak di tingkat lokal.
Untuk memudahkan warga, Wakapolda Bengkulu Brigjen Pol Dicky Sondani mengusulkan penambahan hari layanan Samsat serta perluasan gerai hingga ke tingkat desa. Strategi ini dirancang agar masyarakat tidak lagi merasa kesulitan dalam mengurus administrasi kendaraan mereka di tengah kesibukan sehari-hari.
Upaya jemput bola melalui Samsat Keliling yang melibatkan perangkat kecamatan dan desa juga menjadi salah satu solusi unggulan yang dibahas dalam pertemuan tersebut. Diharapkan dengan berbagai kemudahan layanan yang disiapkan, kesadaran pajak masyarakat akan meningkat dan mendukung pembangunan daerah yang lebih baik.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
