Lagi Tren Sepeda Kalcer, Anak Muda Bengkulu Sehat dengan Bersepeda
Lagi Tren Sepeda Kalcer, Anak Muda Bengkulu Sehat dengan Bersepeda-Muharrom Afdoli-radarbengkulu
radarbengkuluonline.id – Demam olahraga bersepeda kembali menggeliat di Kota Bengkulu. Namun, kali ini tren yang berkembang bukan sekadar bersepeda biasa, melainkan fenomena "Sepeda Kalcer" (Culture) yang kini menjadi hobi baru di kalangan generasi muda .
Pantauan di lapangan pada Rabu sore, 4 Februari 2026, ini menunjukkan beberapa pemuda dengan beberapa jenis sepeda hasil restorasi memadati jalan di kawasan wisata Pantai Panjang.
BACA JUGA:​Pemerintah Kota Bengkulu Matangkan Persiapan Festival Botoi-Botoi
Berbeda dengan tren sepeda lipat atau balap sebelumnya, sepeda kalcer lebih mengedepankan estetika, modifikasi personal, dan nilai historis dari sepeda itu sendiri. Para pegiatnya biasanya membangun kembali sepeda lama (restorasi) dengan sentuhan gaya modern yang khas.
Salah seorang pegiat sepeda kalcer Aripan, saat ditemui di kawasan Pantai Panjang mengungkapkan bahwa daya tarik utama tren ini terletak pada proses perakitannya.
BACA JUGA:Provinsi Bengkulu Siapkan Rp 45 Miliar Demi Jamin Kesehatan Warga
"Kami biasanya beli bahan (rangka sepeda lama) dulu, baru setelah itu direstorasi atau dibangun ulang sesuai selera. Sekarang memang lagi suka sepedaan. Apalagi sepeda kalcer lagi tren di mana-mana," ujar Aripan saat diwawancarai Radar Bengkulu, Rabu, 4 Februari 2026.
Mengenai rute yang ditempuh, Aripan menjelaskan bahwa komunitasnya memiliki jalur rutin yang melintasi ikon-ikon keindahan Kota Bengkulu. Dimulai dari Lempuing, menyusuri indahnya pesisir Pantai Panjang, melewati Taman Tabut, hingga berakhir di titik kumpul populer, Belungguk Point.
Kegiatan ini biasanya dilakukan secara masif saat weekend (akhir pekan).Selain mengikuti tren, kegiatan ini menjadi sarana "olahraga tipis-tipis," sekaligus ajang silaturahmi antar pemuda.
Fenomena ini membuktikan bahwa anak muda Bengkulu kini lebih memilih gaya hidup sehat yang dipadukan dengan kreativitas dalam memodifikasi kendaraan ramah lingkungan Kota Bengkulu.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
