Dinas PUPR Mukomko Perbaiki Jembatan Penghubung Desa Lubuk Sanai- Rawa Bangun

Dinas PUPR Mukomko Perbaiki Jembatan Penghubung Desa Lubuk Sanai- Rawa Bangun

Dinas PUPR Mukomko Perbaiki Jembatan Penghubung Desa Lubuk Sanai- Rawa Bangun-Tim Redaksi/Ist-radarbengkulu

radarbengkuluonline.id, Mukomuko -  Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Mukomuko melaksanakan kegiatan pemeliharaan atau perbaikan  jembatan berplat besi di jembatan penghubung Desa Lubuk Sanai- Desa Rawa Bangun (SP10) Kecamatan XIV Koto.

"Ya kami kemarin telah melaksanakan pemeliharaan lantai jembatan berplat besi di Kecamatan XIV Koto. Tepatnya jembatan penghubung Desa Lubuk Sanai-Desa Rawa Bangun.Alhamdulillah perbaikan sudah selesai dan sudah bisa dilalui seperti biasanya,"ungkap Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Mukomuko, Apriansyah didampingi Kepala Bidang Bina Marga, Muhammad Yusuf ketika dikonfirmasi, Selasa (3/2/2026).

BACA JUGA:Gubernur Bengkulu Salurkan Bantuan Listrik Gratis kepada 2.024 Rumah Tangga Miskin



Seperti dikutip dari laman mukomukokab.go.id, Apriansyah mengatakan, perbaikan lantai jembatan berplat besi ini perlu dilakukan karena beberapa sambungan plat besi ini sudah lepas. Sehingga, segera diperbaiki. Apabila tidak diperbaiki akan melebar dan biasa membahayakan pengguna jalan.

"Kita lakukan pengelasan disambungan plat besi ini karena beberapa titik sambungan awal pada plat besi ini sudah terlepas. Terlepasnya las pada sambungan plat besi ini diakibatkan karena menahan beban berat atau melebihi kapasitas muatan,"bebernya.

BACA JUGA:Setelah Sampai di Banten, Kontingen PWI Bengkulu Langsung Tancap Gas Ikuti Konkernas



Untuk itu, Apriansyah mengimbau kepada masyarakat atau pengguna jalan untuk bersama -sama menjaga dan merawat jembatan ini. Salah satunya yakni tidak membawa muatan melebihi kapasitas, sehingga jembatan ini bisa bertahan lama.

"Kita imbau pengguna jalan untuk bersama-sama menjaga jembatan ini dengan tidak membawa muatan melebihi tonase atau muatan agar jembatan ini bertahan lama untuk dimanfaatkan untuk beraktivitas dan mengeluarkan hasil pertanian,"demikian Apriansyah.

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: