Persiapan Menyambut Bulan Ramadan

Persiapan Menyambut Bulan Ramadan

Yurlan Hamidi,S.Pd.I. M.Pd.I-Adam-radarbengkulu

radarbengkuluonline.id -- Para pembaca  yang dimuliakan Allah Swt, tidak terasa hari ini kita sudah memasuki hari Jumat  lagi. Untuk itu, redaksi sudah menyiapkan khutbah Jumat untuk pembaca semua. Judulnya, Persiapan Menyambut Bulan Ramadan.
 

Materi ini ditulis oleh Ustadz Yurlan Hamidi,S.Pd.I. M.Pd.I. Ia adalah Penyuluh Agama Islam Kecamatan Selebar Kota Bengkulu. Rencananya, materi ini akan disampaikan saat menjadi khatib shalat Jumat di Masjid  Besar Al Amin, Jalan RE Martadinata Kelurahan Kandang,  Kecamatan Kampung Melayu, Kota Bengkulu.


Apa saja isi materi khutbahnya, silahkan dibaca langsung tulisannnya dibawah ini. Selamat membaca! Semoga ada manfaatnya bagi kita semua.



Assalamualaikum warahmatullaahi wabarokatuh
Alhamdulillah pada hari ini kita masih dipertemukan oleh Allah SWT diakhir bulan Sya’ban. Bulan Ramadan sudah semakin dekat. Sebagai seorang muslim yang baik, maka patutlah kita bergembira. Karena, Allah SWT mengabulkan doa-doa kita mulai satu setengah bulan sebelumnya, yaitu

: اَللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِي رَجَب، وَشَعْبَانَ، وَبَلِّغْنَا رَمَضَان 

'Ya Allah, berkahilah kami pada bulan Rajab dan Sya’ban, serta pertemukanlah kami dengan Ramadan.


Ma’asyiral Muslimin jamaah Jumat yang dirahmati Allah
Kini Ramadan tinggal menghitung hari. Sebentar lagi kita akan memasuki bulan yang kita tunggu-tunggu, bulan yang penuh berkah, rahmat, dan ampunan dari Allah. Rasulullah SAW telah menjanjikan dalam sabdanya bahwa beruntunglah orang yang bertemu dengan bulan Ramadan.

Karena bulan ini adalah bulan yang menjadi pintu masuk menuju surga, bulan tertutupnya pintu neraka, dan bulan terbelenggunya para setan pengganggu manusia. 


Rasulullah SAW bersabda dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Imam al-Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah Ra yang artinya “Apabila datang bulan Ramadan, pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup, dan setan-setan dibelenggu.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Ma’asyiral Muslimin jamaah Jumat yang dirahmati Allah
Saking mulianya bulan Ramadan ini, maka sayang sekali jika kita tidak menyiapkan bekal untuk menghadapinya. Marilah kita bayangkan menghadapi bulan Ramadan ini seperti menunggu hari-hari yang bahagia buat kita, hari pernikahan misalnya.

Biasanya untuk menapaki hari yang indah seperti pernikahan, kita sudah menyiapkan jauh-jauh hari perlengkapan-perlengkapan yang dibutuhkan. Mulai dari baju, sepatu, biaya, dan lain sebagainya. Bahkan terkadang, kita sampai tidak bisa tidur karena memikirkannya. 


Maka Ramadan juga demikian. Bahkan kemuliaannya dan keindahannya lebih agung dan lebih besar dari pada hari-hari lain yang kita tunggu. Oleh karena itu, kita harus mempersiapkan diri agar bisa meraih keutamaan bulan ini. 


Persiapan tersebut meliputi tiga hal: 
    
Pertama, Persiapan Iman dan Ruhiyah
Kita perlu memperbanyak ibadah sunnah seperti membaca Al-Qur’an, memperbanyak dzikir, dan bertaubat sebelum Ramadan tiba. Hati yang bersih akan memudahkan kita dalam beribadah dengan khusyuk. 


Imam Al-Ghazali dalam Ihya’ Ulumuddin mengatakan, “Barang siapa yang ingin mendapatkan keberkahan Ramadan, hendaknya ia membersihkan hatinya sebelum bulan itu tiba.” 

Ma’asyiral Muslimin jamaah Jumat yang dirahmati Allah
Agar hati kita bersih dan kita mendapatkan amal puasa Ramadan diterima oleh Allah SWT kita bersihkan hati kita dengan cara saling maaf memaafkan 
   - Kepada kedua orang tua kita
    - Antara Suami Istri 
    - Kepala sesama orang dimana kita berada
     
Kedua, Persiapan Fisik dan Mental 
Menjaga kesehatan agar kuat menjalankan puasa. Rasulullah Saw  menganjurkan untuk membiasakan puasa sunnah, seperti puasa Senin-Kamis atau puasa Ayyamul Bidh, agar tubuh terbiasa menahan lapar dan dahaga.


 Sebagaimana sabda Rasulullah: “صُومُوا تَصِحُّوا” “Berpuasalah, niscaya kalian akan sehat.” (HR. Thabrani) 

Ma’asyiral Muslimin jamaah Jumat yang dirahmati Allah
Ketiga adalah Persiapan Sosial 
Ramadan juga adalah bulan berbagi. Kita harus menyiapkan diri untuk lebih peduli terhadap sesama dengan sedekah dan membantu orang-orang yang membutuhkan. 
Rasulullah Saw bersabda:

 “أَفْضَلُ الصَّدَقَةِ صَدَقَةٌ فِي رَمَضَانَ” 

“Sedekah yang paling utama adalah sedekah di bulan Ramadan.” (HR. Tirmidzi)


Selain itu, kita juga perlu memperbaiki akhlak. Bulan Ramadan adalah bulan pengendalian diri, maka kita harus berlatih menjaga lisan, menahan emosi, dan.memperbanyak   perbuatan yang  diridoi.  Kita harus bersih dan kesiapan diri. Kesiapan diri ini adalah bentuk latihan agar kita terbiasa beramal baik dan siap untuk melaksanakan ibadah di bulan Ramadan. 


Marilah kita meningkatkan ketakwaan, memperbanyak ibadah, dan menyiapkan diri secara lahir dan batin agar mendapatkan keberkahan di bulan yang mulia ini. Marilah kita menyambut bulan Ramadan dengan hati yang ikhlas dan niat yang kuat untuk meningkatkan ketakwaan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: