Pasokan BBM dan Elpiji di Bengkulu Selatan Masih Aman

Pasokan  BBM dan Elpiji di Bengkulu Selatan Masih Aman

Kepala Dinas Perdagangan Bengkulu Selatan Dwi Prian Dona, ST, ME sedang melakukan monitoring di SPBU-Fahmi-radarbengkulu

radarbengkuluonline.id, Manna  - Dinas Perdagangan Bengkulu Selatan bersama tim gabung,mulai dari Dinas Ketahan Pangan DKP) Satpol PP Damkar melakukan monitoring untuk memastikan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) serta elpiji mudah didapat masyarakat,sehingga kebutuhan masyarakat bisa terpenuhi dan tidak langka dalam menghadpi hari raya Idul Fitri.


Kegiatan monitoring ini langsung dipimpin oleh Sekretaris Daerah Bengkulu Selatan Ir. Susmanto,MM dengan mengunjungi  SPBU mulai dari SPBU  Kutau dan Tanjung Taman,serta agen gas elpiji yang nantinya akan didistribusikan kepada setiap agen yang terdaftar,untuk mencegah kelangkaan.

BACA JUGA: Program Sekolah Rakyat di Bengkulu Selatan Masih Terkendala Lahan 


"Saat ini kita meminta kepada pihak SPBU untuk memberikan pelayanan sesuai dengan regulasi,dengan kendaraan bermotor maksimal 5 liter dan kendaraan roda empat sesuai barcode maksimal 25 liter.Sehingga semua kebutuhan kendaraan bisa terpenuhi serta mengurangi antre yang cukup panjang,"ungkap Susmanto di SPBU Tanjung Raman Selasa(17/03).


Bahkan, pemerintah daerah juga siap menerjunkan personel Satpol PP untuk mengatur kendaraan yang sudah antre di pinggir jalan untuk mengurai kemacetan.Sehingga tidak mengganggu arus lalu lintas,yang mana menjelang lebaran ini memang cukup padat .


Kepala.Dinas Perdagangan Bengkulu Selatan Dwi Prian Dona, ST, ME mengatakan, monitoring ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan tidak langka,baik BBM maupun gas Elpiji 3 Kg.Serta tidak ada masyarakat membeli dengan harga yang fantastik. Karena dari laporan yang masuk di Kecamatan Ulu Manna gas elpiji 3 kg bisa mencapI Rp.50.000 /tabung.


"Pemeriksaan dilakukan secara langsung untuk melihat kondisi stok, sistem distribusi, hingga kepatuhan pangkalan terhadap harga eceran resmi.Dari hasil infeksi yang kita lakukan, ketersediaan BBM dan gas elpiji 3 kg sangat cukup.Dari hasil pantauan kita di lapangan, setiap hari elpiji 3 kg masuk satu truk  sebanyak 560 tabung setiap satu mobil,"ungkap Dwi.


Ia meminta masyarakat jangan terlalu panik dengan isu kelangkaan elpiji ini. Saat ini pihaknya akan terus melakukan pemantauan dari pangkalan yang disalurkan melalui agen.Jangan sampai nantinya ada oknum yang bermain atau mengambil kesempatan dengan kondisi seperti ini.


"Selain itu kita juga sudah meminta kepada pangkalan untuk tidak memberikan dahulu kepada pihak warung. Kita harapkan bisa disalurkan melalui agen saja.Dengan harapan kebutuhan keluarga terkait elpiji bisa terpenuhi. Kita harap agen bisa menjual secara langsung kepada masyarakat, sehingga mendapatkan semuanya.Jangan pernah menaikkan harga dari agen satu tabung Elpiji 3 kg Rp.21.000,"tegas Dwi kepada pihak pangkalan elpiji.

Pengawas SPBU Tanjung Raman, Junaidi mengatakan, pihaknya telah menyalurkan BBM sesuai dengan ketentuan. Untuk motor maksimal 5 liter, untuk mobil maksimal 25 liter. Dari pantauan di lapangan, untuk antrean tidak terlalu panjang dan kondisinya masih dalam katagori aman. Bahkan untuk arus mudikpun di halaman SPBU masih sedikit kendaraan yang beristirahat.


"Untuk stok BBM  kita aman. Bahkan ada tambahan untuk pertalite sebanyak 16.000 liter,untuk Pertamax 8.000 liter dan untuk solar 8.000 liter juga. Untuk lonjakan kebutuhan BBM belum ada untuk arus mudik dan kebutuhan masyarakat terkait BBM masih normal,"papar Junaidi.


Begitu juga penuturan dari Agen  Elpiji 3 kg bernama Gusti. Ia mengatakan bahwa saat ini pihaknya juga memantau seluruh pangkalan. Jangan sampai terjadi pelonjakan harga di atas HET yang telah ditentukan sebesar Rp.21.000 pertabung. Kalau di pengecer pihaknya tidak tau,tetapi sudah disampaikan kepada pangkalan untuk tidak mengecer terlebih dahulu.


"Pangkalan tidak boleh memberikan kepada pengecer. Berikan secara langsung kepada masyarakat satu keluarga satu tabung, tidak boleh dua. Setiap.hari kita menerima pasokan Elpiji dari Pertamina sebanyak 5 mobil. Mulai dari Minggu(15/03) yang lalu sampai lebaran nanti,"pungkas Gusti.


Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: