Jaga Citra Wisata Bengkulu, Walikota Ingatkan Pedagang Tak Mainkan Harga

Jaga Citra Wisata Bengkulu, Walikota Ingatkan Pedagang Tak Mainkan Harga

Jaga Citra Wisata Bengkulu, Walikota Ingatkan Pedagang Tak Mainkan Harga-Riski/MC-radarbengkulu

radarbengkuluonline.id - ​Kawasan Pasir Putih di Pantai Panjang menjadi pusat perhatian dalam aksi gotong royong kebersihan yang dipimpin langsung oleh Walikota Bengkulu Dr Dedy Wahyudi BZ SE MM, bersama Wakil Walikota Ronny PL Tobing SH pada Rabu pagi (18/3).

Selain fokus membenahi kebersihan lingkungan, momen ini juga dimanfaatkan untuk berdialog dengan para pelaku usaha di kawasan tersebut. Walikota ingin memastikan bahwa pengalaman wisatawan yang datang ke Bengkulu tidak terganggu oleh praktik-praktik yang kurang menyenangkan.

BACA JUGA:Jembatan Kembar Kini Lebih Cantik dengan Lampu Hias



​Dalam sela-sela kegiatan tersebut, Walikota Dedy memberikan imbauan serius kepada para pedagang mengenai pentingnya transparansi harga. Beliau menegaskan agar tidak ada lagi fenomena "getok harga" atau biaya sewa lapak yang tidak masuk akal yang sering dikeluhkan pengunjung.

Hal ini dilakukan demi menjaga kenyamanan bersama dan memastikan citra Kota Bengkulu tetap positif di mata wisatawan, baik lokal maupun mancanegara.



​Walikota merinci beberapa laporan harga tidak wajar yang pernah diterimanya agar menjadi perhatian para pedagang.

"Saya tidak mau lagi dengar ada orang komplain sewa lapaknya sampai Rp 500.000, kelapa muda Rp 20.000–Rp 25.000, es teh Rp 25.000, hingga parkir motor Rp 5.000," ujar Dedy dengan nada tegas namun tetap persuasif agar semua pihak bisa saling bekerja sama.



​Pemerintah Kota Bengkulu berkomitmen untuk tidak memberikan toleransi bagi oknum yang kedapatan merusak nama baik kota dengan praktik harga yang mencekik. Dedy mengingatkan bahwa jika masih ditemukan kenaikan harga yang tidak wajar atau pungutan liar, pihaknya tidak segan-segan untuk mengambil tindakan tegas.

Tujuannya jelas, agar keindahan Pantai Panjang didukung oleh pelayanan yang jujur dan ramah dari masyarakat sekitar.



​"Nanti kalau ada itu (kenaikan harga tak wajar), mohon maaf, kita akan tindak, tidak ada tolerir. Saya tidak mau kota ini jelek gara-gara hal seperti itu," tambahnya.

Walikota mengajak seluruh elemen masyarakat dan pedagang untuk berkolaborasi menjaga kenyamanan pengunjung. Dengan pelayanan yang baik, diharapkan wisatawan akan terus kembali berkunjung dan membantu menggerakkan ekonomi lokal secara berkelanjutan. 

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: