Lebaran Idul Fitri, Dinas Kesehatan Bengkulu Selatan Siagakan 27 Ambulan Gratis
Kepala Dinas Kesehatan Bengkulu Selatan Didi Ruslan S.Kes.M.Kes-Fahmi-radarbengkulu
radarbengkuluonline.id, Manna - Selama arus mudik Idul Fitri 1447 Hijriah tahun 2026, Pemkab BS mulai melakukan berbagai persiapan untuk memastikan kelancaran dan keselamatan masyarakat selama perjalanan mudik.
Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah memperkuat layanan kesehatan dengan siagakan 27 ambulan gratis, beserta tenaga medis di sejumlah titik pelayanan kesehatan.Langkah ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi terhadap meningkatnya mobilitas masyarakat saat menjelang hingga pasca perayaan Lebaran.
BACA JUGA:Hati-Hati, Ini Daftar Penyakit yang Sering Muncul Usai Lebaran
Kepala Dinas Kesehatan Bengkulu Selatan, Didi Ruslan S.Kes.M.Kes mengatakan, pada periode tersebut, arus lalu lintas biasanya mengalami peningkatan signifikan, sehingga risiko terjadinya kecelakaan maupun gangguan kesehatan di perjalanan juga ikut meningkat.
"Untuk itu kita mengambil peran untuk memberikan pelayan kepada masyarakat,untuk memastikan pelayanan kesehatan tetap berjalan optimal selama masa mudik Lebaran.
Tidak hanya menyiapkan fasilitas kesehatan di puskesmas dan rumah sakit, dinas juga menempatkan ambulan di berbagai titik strategis yang dapat dengan cepat menjangkau masyarakat,sehingga penanganan terhadap masyarakat bisa lebih cepat,"papar Didi.
Selain itu pemerintah daerah telah memulai berbagai persiapan sejak jauh hari untuk menghadapi momentum mudik Lebaran. Menurutnya, kesiapan sektor kesehatan menjadi hal penting agar masyarakat maupun pemudik yang melintas di wilayah BS dapat merasa aman dan terlindungi.
Didi juga menjelaskan, pihaknya telah menyiapkan layanan ambulan gratis yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat apabila terjadi kondisi darurat selama periode mudik Lebaran.
“Dinas Kesehatan menyiapkan 14 ambulan, ditambah PSC dua ambulan dan 11 ambulan desa. Dengan harapan tidak ada nantinya masyarakat yang tidak terlayani pada saat membutuhkan pelayanan kesehatan,"papar Didi.
Menurut Didi, keberadaan ambulan tersebut akan sangat membantu dalam memberikan penanganan cepat terhadap berbagai kejadian yang membutuhkan pertolongan medis. Ambulan-ambulan tersebut akan ditempatkan di sejumlah pos pelayanan kesehatan serta wilayah yang memiliki mobilitas tinggi selama arus mudik.
Selain itu, kendaraan ambulan tersebut juga akan terhubung dengan sistem pelayanan kesehatan daerah, sehingga setiap laporan darurat dapat segera ditindaklanjuti oleh tim medis di lapangan.
Didi menegaskan bahwa seluruh ambulan yang disiagakan akan bergerak cepat merespon berbagai kondisi darurat yang mungkin terjadi di wilayah BS.
"Yang mana layanan ini terhubung apabila terjadi kecelakaan lalu lintas, kondisi kesehatan mendadak, maupun kejadian lain yang membutuhkan pertolongan medis segera. Adapun beberapa wilayah yang menjadi perhatian khusus kita dalam kesiapsiagaan layanan kesehatan ini antara lain Kecamatan Pino Raya, Ulu Manna, Kedurang, hingga Air Nipis. Wilayah-wilayah tersebut dinilai memiliki potensi mobilitas masyarakat yang cukup tinggi selama musim mudik Lebaran,"pungkas Didi.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
