PGRI Mukomuko Gelar Konkerkab ke I, Dorong Transformasi Pendidikan

PGRI Mukomuko Gelar Konkerkab ke I, Dorong Transformasi Pendidikan

PGRI Mukomuko Gelar Konkerkab ke I, Dorong Transformasi Pendidikan-Tim Redaksi/Ist-radarbengkulu

radarbengkuluonline.id, Mukomuko — Semangat memajukan dunia pendidikan menggema dalam pembukaan Konferensi Kerja Kabupaten (Konkerkab) ke-1 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Mukomuko Tahun 2026 yang digelar di Gedung PGRI Mukomuko.

Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam merumuskan arah kebijakan organisasi, sekaligus memperkuat peran guru sebagai pilar utama kemajuan bangsa.

BACA JUGA:UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu Wisuda 600 Lulusan S1, Pascasarjana & Doktor



Seperti dikutip dari laman mukomukokab.go.id, acara tersebut secara resmi dibuka oleh Bupati Mukomuko Choirul Huda, yang hadir bersama Bunda Guru Nana Choirul Huda.

Turut hadir pula sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), di antaranya perwakilan Kapolres, perwakilan Kajari, Kepala Kementerian Agama, Kepala Pengadilan Negeri, Kepala Pengadilan Agama, serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Mukomuko.

Selain itu, Ketua PGRI Provinsi Bengkulu yang diwakili oleh Dr. Paidi juga tampak mengikuti jalannya kegiatan.

Ketua panitia pelaksana, Januar, S.Pd, dalam laporannya menyampaikan bahwa Konkerkab ini mengusung semangat “Guru Penentu Indonesia Maju”. Ia berharap forum ini mampu melahirkan program-program strategis yang adaptif terhadap perkembangan zaman.

Ketua PGRI Kabupaten Mukomuko, Rasita  dalam sambutannya mengapresiasi berbagai program pemerintah daerah, khususnya inovasi “Satu Guru Satu Laptop” (Sagusala). Program ini dinilai sangat membantu guru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di tengah tuntutan digitalisasi pendidikan.

“Program Sagusala sangat bermanfaat. Ini menjadi langkah nyata dalam meningkatkan kapasitas guru serta kualitas pembelajaran bagi peserta didik,” ujarnya.

Sementara itu,  Ketua PGRI Provinsi Bengkulu, yang diwakili Dr. Paidi, juga memberikan dorongan agar para guru terus meningkatkan kompetensi dan profesionalisme di tengah perubahan yang begitu cepat.

Bupati Mukomuko Choirul Huda dalam arahannya menekankan pentingnya sikap adaptif dan semangat pengembangan diri bagi para guru. Ia mengingatkan agar para pendidik tidak terhambat oleh hal-hal yang berada di luar kendali.

“Jangan pernah sesuatu yang tidak bisa kita lakukan mengganggu sesuatu yang bisa kita lakukan. Karena apapun yang kita kerjakan, pasti ada saja yang memandang negatif. Itu jangan sampai menghambat potensi dan pengembangan kemampuan guru,” tegasnya.

Ia juga menyoroti pesatnya perkembangan zaman yang menuntut para guru untuk terus mengikuti arus perubahan, khususnya dalam bidang teknologi dan digitalisasi.

“Perkembangan saat ini sangat cepat. Jika guru tidak mengikuti, maka metode pengajarannya akan tertinggal. Dengan arus digitalisasi dan disrupsi yang terjadi, pembelajaran berkembang sangat pesat. Oleh karena itu, pemerintah daerah menghadirkan fasilitas perangkat digital melalui program Sagusala,” tambahnya.

Konferensi kerja ini diharapkan menjadi titik awal penguatan organisasi PGRI di Kabupaten Mukomuko dalam menghadapi tantangan pendidikan di masa depan, sekaligus mempertegas peran guru sebagai ujung tombak dalam mencetak generasi unggul Indonesia.

 

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: