Begini Cara Mudah Mengurangi Plastik Sekali Pakai di Rumah

Begini Cara Mudah Mengurangi Plastik Sekali Pakai di Rumah

Mulai gaya hidup zero waste dari hal sederhana seperti membawa tas belanja ramah lingkungan-Tim Redaksi/Ist-radarbengkulu

radarbengkuluonline.id, Jakarta  - Plastik sekali pakai adalah barang berbahan plastik yang hanya digunakan sekali. Lalu dibuang. Seperti kresek, sedotan, botol air mineral, sachet, dan styrofoam.

Seperti dikutip dari laman harian disway, barang itu harus dikurangi. Karena butuh ratusan tahun untuk terurai. Kini, sampah plastik sudah mencemari laut, tanah, bahkan tubuh manusia lewat mikroplastik.

BACA JUGA:Hotel Jamaah Haji Indonesia di Madinah Semua di Ring 1 Masjid Nabawi



Kemudian, sampah plastik menyumbang hampir seperlima dari total sampah nasional setiap tahun. Sebagian besar berasal dari kemasan pakai-buang. Yang dihasilkan rumah tangga setiap hari.

Mikroplastik kini ditemukan di ikan, garam dapur, air minum kemasan, bahkan darah manusia. Artinya plastik yang dibuang sembarangan pada akhirnya kembali ke meja makan kita sendiri. 



Untuk mengurangi plastik sekali pakai tidak harus menunggu regulasi atau gerakan besar. Cukup mulai dari kebiasaan kecil. Baik di rumah dan saat belanja.

Sedangkan langkah paling mudah adalah mengganti barang sekali pakai dengan versi yang bisa dipakai berulang. Tidak mahal. Tidak ribet.  Berikut cara yang bisa langsung dipraktikkan hari ini:

 


Gunakan tas belanja sekali pakai untuk mulai mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.-Tim Redaksi/Ist-radarbengkulu

1.    Bawa tas belanja sendiri
2.   Tolak kresek setiap kali belanja
3.    Pakai botol minum isi ulang
4.    Kurangi tumpukan botol plastik di rumah


5.    Tolak sedotan plastik. Kalau perlu, pakai sedotan stainless atau bambu yang bisa dicuci
6.    Beli kemasan besar, hindari saset
7.    Bawa wadah saat beli makanan

Lalu, pilah sampah di rumah. Setor plastik bersih ke bank sampah terdekat. Semua kebiasaan itu terlihat sepele. Tapi dampaknya tidak.  Kalau satu orang menolak satu kresek sehari, setahun berarti 365 kresek yang tidak jadi sampah. Kalikan dengan jutaan rumah tangga di Indonesia. Angkanya mengejutkan.

Kuncinya bukan kesempurnaan. Kuncinya konsistensi. Bumi tidak butuh seribu orang yang hidup bebas plastik total. Dengan konsistensi, masalah sampah plastik pasti akan terselesaikan. Bumi butuh jutaan orang yang mau sedikit repot demi generasi berikutnya. Mulai dari yang receh. Mulai dari hari ini. 


Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: