Penantian Panjang Berakhir, Jembatan Timbang Kaur Siap Dibangun 2027
Penantian Panjang Berakhir, Jembatan Timbang Kaur Siap Dibangun 2027-Ist-
RADAR BENGKULU, KAUR - Setelah melalui proses panjang, pembangunan jembatan timbang di Desa Sukamenanti Kecamatan Maje Kabupaten Kaur akhirnya mendapat kepastian.
Pemerintah memastikan proyek strategis tersebut akan mulai direalisasikan pada 2027, setelah sebelumnya melalui tahapan pengajuan dan koordinasi intensif dengan pemerintah pusat. Kepastian ini menjadi kabar baik bagi masyarakat.
BACA JUGA:Kerja Nyata, Satnarkoba Polres Bengkulu Selatan Buru Penyalahgunaan Narkotika
Selain meningkatkan pengawasan angkutan barang, keberadaan jembatan timbang juga dinilai penting untuk menekan pelanggaran over dimension dan over loading (ODOL), menjaga kualitas infrastruktur jalan, serta mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Hal itu terungkap dalam pertemuan antara Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah Bengkulu, Dinda, SE dengan Bupati Kaur Gusril Pausi, pada Selasa 28 April 2026 yang berlangsung di ruangan Bupati Kaur. Pertemuan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Abdul Hamid dan Kepala Dinas Perhubungan Kaur Sasmadi.
Dalam pembahasan tersebut dijelaskan bahwa pada 2026, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat melalui BPTD Provinsi Bengkulu mulai mengalokasikan anggaran melalui Dana Insentif Daerah (DID) sebagai tahap awal, sebelum pembangunan fisik dimulai pada 2027.
Bupati Kaur Gusril Pausi, S.Sos,M.AP menyampaikan, bahwa proyek ini telah lama dinantikan masyarakat. Ia menegaskan, realisasi anggaran pada tahun ini menjadi langkah awal yang penting menuju pembangunan fisik tahun depan 2027.
"Dengan adanya jembatan timbang, pengawasan angkutan barang akan lebih optimal, pelanggaran bisa ditekan, dan PAD daerah dapat meningkat," ujar Bupati.
Wakil Bupati Abdul Hamid menambahkan, keberhasilan ini merupakan hasil dari upaya panjang pemerintah daerah, mulai dari pengajuan proposal hingga audiensi ke Kementerian Perhubungan.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kaur Sasmadi,M.Si mengungkapkan, bahwa lokasi pembangunan direncanakan di Desa Suka Menanti, Kecamatan Maje, yang dinilai strategis untuk pengawasan kendaraan angkutan barang.
"Ia juga menegaskan, tahun 2026 akan difokuskan pada tahap persiapan anggaran, sementara pembangunan fisik ditargetkan dimulai pada 2027," ungkap Sasmadi.(hel)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
