Romo Syafii: Pelayanan Ibadah Haji 2026 Alami Lompatan Besar

Romo Syafii: Pelayanan Ibadah Haji 2026 Alami Lompatan Besar

Wamenag Romo Syafii sekaligus Amirul Hajj memberikan penilaian baik atas pelayanan jemaah haji 2026-Tim Redaksi/Ist-radarbengkulu

radarbengkuluonline.id, Mina -- Wakil Menteri Agama sekaligus Amirul Hajj 1447 H/2026 M Romo H.R. Muhammad Syafii, memuji pelaksanaan ibadah haji tahun ini.

Seperti dikutip dari laman disway.id, penyelenggaraan haji 2026 dinilainya jauh lebih baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Menurutnya, ada energi dan semangat baru sejak penyelenggaraan haji ditangani langsung oleh Kementerian Hajj dan Umrah (Kemenhaj).

BACA JUGA:Pemkab Seluma Dukung Pembangunan Gedung Kantor Kementerian Haji dan Umrah



“Pelaksanaan haji tahun ini sangat berbeda. Saya sudah empat tahun berturut-turut melaksanakan haji, dan tahun ini terasa sekali ada lompatan pelayanan,” ujar Romo Syafii dalam pernyataannya di Mena, Arab Saudi, Kamis (28/5/2026).

Lebih lanjut Romo Syafii menjelaskan, ada delapan aspek utama yang mengalami perbaikan signifikan. Pemberangkatan, penerbangan, transportasi, hotel, konsumsi, pelayanan kesehatan, puncak haji di Armusna (Arafah-Muzdalifah-Mina), hingga kepulangan.

Pada tahap pemberangkatan, waktu tunggu jamaah dipangkas dan pengetatan istita’ah (kemampuan fisik) diperketat. Sebanyak 345 calon jamaah yang kondisi kesehatannya menurun di bandara akhirnya dipulangkan demi keselamatan. Jadwal penerbangan juga berjalan tepat waktu. Di Tanah Suci, jamaah merasa seperti tamu VIP sejak turun dari pesawat.

Transportasi bus solawat beroperasi 24 jam, sementara penempatan hotel mendapat apresiasi tinggi. Bahkan hotel di sektor yang relatif jauh seperti Hotel Al-Hidayah dinilai bersih, nyaman, dan aksesnya efisien.

“Soal makanan tidak ada keluhan. Malah jamaah bilang khawatir badannya naik. Kami sengaja mengurangi cabai demi menjaga kesehatan menjelang puncak haji,” kata Romo Syafii.

pelayanan kesehatan juga mengalami kemajuan luar biasa berkat kerjasama dengan Saudi German Hospital. Klinik satelit di setiap tower berfungsi optimal, jumlah jamaah yang dirawat dan yang meninggal dunia menurun drastis. 

Puncaknya di Armusna, tenda jamaah sudah diberi nama per kloter, ber-AC, dan proses pemindahan antar lokasi jauh lebih tertib. Kehadiran mobil Buggy sebanyak 18 unit juga sangat membantu jamaah yang kesulitan beradaptasi di Mina.

Romo Syafii mengungkapkan apresiasi dari pihak Arab Saudi sangat tinggi. Menteri Dalam Negeri Saudi bahkan memanggil Menteri Hajj Indonesia untuk memberikan penghargaan langsung. Menteri Hajj Gus Irfan Yusuf juga diundang ke Istana Mina, yang menurut Romo Syafii merupakan indikasi kuat Indonesia berpeluang meraih penghargaan pelayanan haji terbaik dari Kerajaan Arab Saudi.

“In syaa Allah ini pertama kali dalam sejarah 80 tahun kemerdekaan Indonesia,” tuturnya.

Ia menambahkan, keberhasilan ini tidak lepas dari arahan Presiden Prabowo Subianto yang ingin negara hadir memberikan pelayanan terbaik bagi umat yang menunaikan haji.

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: