Dinas Pertanian Bengkulu Selatan Ikuti Bimbingan Teknis Pertanian Moderen

Dinas Pertanian Bengkulu Selatan Ikuti Bimbingan Teknis Pertanian Moderen

Dinas Pertanian Bengkulu mengikuti Bimtek Pertanian Modern untuk kemajuan petani nantinya -Fahmi-radarbengkulu

radarbengkuluonline.id, Manna  - Dinas Pertanian Bengkulu Selatan mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Pertanian Modern untuk meningkatkan kapasitas, pengetahuan, dan keterampilan petani dan penyuluh dalam mengadopsi teknologi budidaya dan manajemen usaha tani yang lebih efisien.

Bimtek ini merupakan pelatihan yang dirancang untuk mencetak petani milenial yang andal dan berjiwa wirausaha, untuk meningkatkan kapasitas petani agar lebih produktif dan efisien,  untuk mengajarkan teknologi presisi, mekanisasi alat mesin pertanian (alsintan) dan digitalisasi yang saat ini dilaksanakan oleh Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian(BRMP) Bengkulu.

BACA JUGA:Cara Membuat Kebab Keju Telur yang Praktis dan Lezat



Kepala Dinas Pertanian Bengkulu Selatan Binagransyah, MM mengatakan, banyak materi yang disampaikan oleh pihak BRMP terkait program dan kebijakan pertanian, penerapan teknologi PMA dvanced Agricultural Sistem (AAS) dan padi sehat, peran Dinas pertanian dalam percepatan Luas Tambah Tanam (LTT), penguatan kelembagaan Brigade pangan dan Identifikasi Potensi Wilayah (IPW) untuk peningkatan kinerja seluruh penyuluh.

"Sistem pertanian moderen AAS merupakan sistem pertanian intensif berbassis teknologi tinggi yang menekankan efesiensi, mekanisme, dan presisi. Adapun  prinsip utama pertanian moderen PM AAS ini adalah tanam rapat dalam baris, efesiensi sumber daya mekanisme pertanian, implementasi berbasis korporasi (skala.luas), intensifikasi produk dan spesifik lokasi. Dengan harapan kita bisa menciptakan produktivitas tinggi, efisiensi biaya, dan ketahanan pangan melalui transformasi teknologi digital, mekanisasi alat mesin pertanian, serta regenerasi petani dengan menarik minat generasi muda,"ucap Binagransyah.

Fokus materi utama dalam bimtek ini umumnya meliputi mekanisasi dan otomasi penggunaan traktor roda empat, kultivator, dan alat tanam/panen modern untuk menghemat biaya dan waktu. Bukan itu saja, teknologi presisi penggunaan Smart Farming (seperti sensor tanah dan drone) untuk efisiensi pupuk dan air.

Selain itu, agribisnis  dan manajemen pengelolaan risiko, mitigasi hama/cuaca, rantai pasok, dan strategi pemasaran modern. Untuk mengecek jadwal pelatihan terdekat,  dapat mengakses platform penyedia seperti Jadwal Bimtek Ketahanan Pangan atau melalui Pelatihan Sistem Pertanian Modern yang melayani skala korporasi dan kelompok tani.

"Selain itu, kita berharap kepada seluruh pengurus Brigade Pangan dan penyuluh dan pendamping pertanian selalu berkoordinasi, agar Bigade pangan yang telah dilakukan dan dibentuk walaupun belum ada alsintan yang didapat.Selain itu kita harapkan juga penyuluh bisa mengidentifikasi potensi wilayah dan agro ekosistem untuk memperoleh data keadaan wilayah dan agro ekosistem dengan menggunakan data primer maupun data sekunder agar bisa menggali potensi di wilayah binaan,"pungkas Binagransyah.

 

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait