Reaktif Covid-19, Tenaga Nakes di Kepahiang Wafat

Jumat 06-08-2021,18:48 WIB
Reporter : radar
Editor : radar

RBO >>>  KEPAHIANG >>> Perawat senior RSUD Kepahiang, Erni Tarigan (53), selaku petugas poli penyakit dalam yang sempat dirawat di RSUD Kepahiang dengan hasil swab antigen menunjukkan reaktif covid -19, Jumat (6/8) pagi dilakukan penghormatan terakhir. Dirinya wafat pada Kamis (5/8) malam hingga akhirnya dilakukan proses pemakaman secara protokol kesehatan.

Kepala Dinas Kesehatan Kepahiang, Tajri Fauzan menjelaskan, bahwa Erni Tarigan sebelumnya sempat dirawat dikediamannya sendiri di Kelurahan Padang Lekat, Kecamatan Kepahiang, sudah terpasang infus atau IVFD selama 3 hari dan yang bersangkutan memiliki komorbid gejala sesak nafas, lemas, gelisah akral dingin serta memiliki riwayat Chronic Kidney Disease (CKD) atau penyakit ginjal.

"Sebelumnya dirawat dikediamannya sendiri. Lalu tadi malam di rujuk ke RSUD dan meninggal dunia sekitar pukul 21.45 WIB di ruangan IGD RSUD Kepahiang dengan hasil swab antigen positif," jelas Tajri Fauzan Kadis Kesehatan Kepahiang saat dihubungi radarbengkuluonline.com Jumat (6/8).

Ia juga menjelaskan, dari hasil swab antigen yang positif, saat ini pihaknya dan RSUD sudah melakukan tes PCR dan masih menunggu hasil yang kemungkinan akan keluar paling cepat dalam 1 minggu kedepan. "Dengan gejala yang kita lihat, rekan kita itu mengalami komorbid. Dan perlu diketahui, perawat nakes ini memang tidak menerima SK perawatan Covid. Namun untuk pemakaman dari permintaan keluarga juga, kita lakukan secara prokes di Desa Kampung Bogor."(crv).

Tags :
Kategori :

Terkait