Pemprov Dorong Percepatan Vaksinasi, Natal dan Taru Jangan Bepergian

Minggu 28-11-2021,20:02 WIB
Reporter : radar
Editor : radar

radarbengkuluonline.com -  BENGKULU - Asisten II Setda Provinsi Bengkulu, Yuliswani, SE, MM hadir pada kegiatan Vaksinasi Massal serentak se-Indonesia yang digagas oleh Polri. Kegiatan ini dilangsungkan di Hall Mega Mall Bengkulu, Minggu (28/11) siang. Pada kegiatan vaksinasi massal ini, Polda Bengkulu menargetkan 1.000 orang tervaksinasi. Baik vaksin tahap 1 maupun vaksin tahap 2.

Asisten II Yuliswani pun memberikan apresiasi terhadap dilaksanakannya kegiatan vaksinasi massal se-Indonesia oleh Polda Bengkulu ini. Yuliswani menyampaikan,  Pemprov Bengkulu siap untuk memberikan bantuan. "Kita selalu berkoordinasi. Walaupun kegiatan vaksinasi serentak se Indonesia ini diinisiasi oleh Polri, kita sangat mendorong kegiatan ini. Karena, secara keseluruhan tentu akan membawa nama baik bagi Provinsi Bengkulu," ungkap Yuliswani.

Terkait kegiatan Vaksinasi Massal serentak se-Indonesia, Kapolda Bengkulu Irjen. Pol. Drs. Guntur Setyanto memberikan apresiasi atas kesadaran masyarakat mau divaksin. Berdasarkan hasil evaluasi pusat, Provinsi Bengkulu mengalami peningkatan dari bulan lalu, dengan peringkat 28 dari 34 Provinsi, sekarang telah meningkat menjadi rangking 18.

"Kami mengucapkan terima kasih untuk para hadirin semua. Ini semua tanpa kerja sama dan kesadaran dari masyarakat akan menjadi suatu hal yang sulit untuk dicapai," ujar Kapolda.

BACA JUGA: Kasus Penjual Samcodin di Manna Masih Didalami Menghadapi Natal dan Tahun Baru (Taru) 2022, Kapolda pun mengimbau agar masyarakat tidak bepergian ke luar daerah jika bukan karena hal yang mendesak. Di samping selalu mematuhi Protokol Kesehatan, agar tidak ada peningkatan kasus konfirmasi postif COVID-19 di Provinsi Bengkulu.

"Kami mengimbau kepada masyarakat Provinsi Bengkulu untuk mematuhi arahan Satgas COVID-19. Dengan mematuhi protokol kesehatan, kurangin berpergian jika bukan hal yang penting," papar Kapolda. (Bro)

Tags :
Kategori :

Terkait