Ini Dia Data dan Fakta Unik Nama-Nama Kelurahan di Kota Bengkulu (41)

Rabu 24-08-2022,17:48 WIB
Reporter : Azmaliar Zaros
Editor : Yar Azza

 

41. Kelurahan Kebun Dahri

BENGKULU, RADARBENGKULU -  Kota Bengkulu adalah salah satu kolonial Inggris yang telah membuat Benteng Fort Marlborough. Kota   ini memiliki  Muara Dua dan   Bumi Ayu. Tak hanya itu, daerah ini juga memiliki  Panorama indah. Terutama bila kita melihat di  Tanjung Ajung, Tanjung Jaya. Di daerah ini kita dapat melihat  Semarang, Surabaya, Kampung Bali, Malabro, Sidomulyo, Padang Serai, Padang Jati, Betungan dengan leluasa.

Yang cukup menarik dilihat disini adalah  Dusun Besar dengan  Sawah Lebar  dan Sawah Lebar Baru yang sedang di  Bajak petani. Sekarang daerah ini dipelihara dengan baik dan di  Kandang dengan Kandang Limun, serta diberi Pagar Dewa. Kalau tidak demikian,  Rawa Makmur, Rawa Makmur Permai, Pematang Gubernur bisa rusak  Jitra yang bersejarah itu. Karena, di sana ada  Jalan Gedang, Pondok Besi,  Pintu Batu, Tanah Patah yang memiliki  Sumur Meleleh terus menerus.

Di  Pondok Besi ini ada  Padang Harapan yang di  Tengah Padang-nya selalu  Sukarami. Di sana penuh dengan  Kebun  Roos, Kebun Keling, Kebun Geran, Kebun Dahri, Kebun Kenanga yang ramai dikunjungi wanita. Kebetulan, daerah ini berdekatan dengan  Pasar Bengkulu, Pasar Baru, Pasar Melintang, Pintu Batu, Pekan Sabtu yang  Sukamerindu-kan  Pengantungan,  Penurunan yang sekarang masih ada  Berkas-nya.  

Rangkaian kalimat yang mengiringi kata bergaris  tebal atau hitam itu   merupakan pengantar dari sebagian nama dari 67 kelurahan di Kota Bengkulu yang unik. Kenapa nama kelurahan itu unik, wartawan  RADARBENGKULU.DISWAY.ID, Azmaliar Zaros menurunkan laporannya secara bersambung setiap hari. Selamat membaca laporan SPEKTAKULER yang hanya satu-satunya ada di Indonesia dan mungkin juga di dunia.

Redaksi juga menerima masukan, kritik dan saran dari pembaca untuk kesempurnaan laporan ini. Pembaca juga bisa berpartisipasi menyumbang tulisan soal nama-nama unik tentang nama daerah, objek wisata dan lain-lain. Kritik, saran, tulisan dikirim ke email : radarbengkuluonline@gmail.com. Atau telepon/WA ke HP 0812 7930 6998.  (*)

 

Kebun Dahri,  Tanah di Kelurahan ini Dahulunya Ada Kebun Dahri     

 

KEBUN DAHRI ini juga termasuk salah satu nama kelurahan unik di Kota Bengkulu. Kelurahan ini termasuk dalam wilayah Kecamatan Ratu Samban. Kenapa daerah ini sampai dinamakan Kebun Dahri? Bagaimana ceritanya? Ikuti saja tulisan Wartawan  RADARBENGKULU.DISWAY.ID berikut ini.

 

AZMALIAR ZAROS, Kota Bengkulu

DAERAH ini dinamakan Kebun Dahri, kata Mantan Kasi Pelayanan Umum Kelurahan Kebun Dahri, Hafdi Ismael  sudah ada sejak lama. Persisnya, dia tidak tahu tanggal dan tahunnya dinamakan Kebun Dahri itu. Karena, dia tidak pula menanya sampai mendetil kepada orangtua dahulu.  ’’Yang jelas, sejak saya kecil, nama Kebun Dahri ini sudah ada,’’jelas Hafdi .

Hafdi  menceritakan, daerah ini dinamakan Kebun Dahri itu karena di daerah ini dahulu ada kebun. Kebun itu adalah miliki warga yang bernama Dahri. Yang menghuninya adalah Dahri bersama keluarganya.

Kebun ini tadinya, paparnya, ditanami pohon kelapa dan berbagai tanaman lainnya. Ada banyak pohon kelapa yang ditanam disini dahulu. Di samping itu, di kebun ini juga digunakan untuk kandang kerbau oleh Dahri.

Sebab, Dahri ini dahulu tukang jual beli sapi dan kerbau untuk daging potong. Atau tukang jagal sapi dan kerbau. Sapi potong itu mereka jual di Pasar Minggu Bengkulu.

BACA JUGA:Ini Dia Data dan Fakta Unik Nama-Nama Kelurahan di Kota Bengkulu (40)

Di kebun ini juga digunakan untuk kubangan kerbau milik Dahri. Bahkan, di belakang Jalan Suprapto, mulai dari belakang MM 88 sampai dengan Jalan KZ Abidin Bengkulu ini banyak ditemukan kubangan kerbau. Bahkan, dia masih sempat melihat langsung kubangan kerbau itu sendiri pada tahun 1981, tepatnya 1 Januari 1981, saat dia menjadi lurah pertama di Kebun Dahri ini.

Waktu itu dia dilantik Walikota Bengkulu Sulaiman Effendi. Namun setelah perkembangan pembangunan yang maju pesat, warga semakin banyak bermukim di sini, sehingga kubangan kerbau itu habis dengan sendirinya.

‘’Semua Daerah Kebun Dahri ini dahulu adalah milik Dahri. Kemudian tanah itu dijualnya kepada warga dan ada pula yang diberikan secara cuma-cuma. Bahkan kantor lurah Kebun Dahri itu adalah hibah dari Dahri.

BACA JUGA:Dua Jerigen Terbakar, Petugas Operasi SPBU Gading Cempaka Diperiksa

Lebih lanjut dikatakan, sewaktu jadi Lurah Kebun Dahri ini, dia masih bertemu dengan Dahri itu, dan saat itu Dahri masih jual beli sapi dan kerbau untuk dipotong di Pasar Minggu. Namun setelah menjadi lurah setahun dia pindah tugas, sehingga dia tidak tahu lagi pekembangan.


Kantor Lurah Kebun Dahri ini juga dahulu merupakan tanah milik Dahri-Azmaliar Zaros-

Kelurahan Kebun Dahri ini memiliki luas 7,5 hektare. Penduduknya  ini tersebar di 8 Rukun Tetangga (RT) dan 4 Rukun Warga (RW).

Letak daerah ini, sebelah utara berbatasan dengan Kelurahan Pengantungan. Sebelah Selatan berbatasan dengan Kelurahan Kebun Geran, Sebelah barat berbatasan dengan Kelurahan Belakang Pondok. Sebelah Timur berbatasan dengan Kelurahan Pengantungan juga.

Daerah yang termasuk kawasan bisnis ini penduduknya memiliki mata pencarian sebagai pedagang, buruh, PNS. Hampir 90 persen penduduk Kebun Dahri ini adalah berdagang.

Sedangkan penduduknya itu terdiri dari berbagai suku bangsa. Ada orang Cina keturunan, ada penduduk asli Bengkulu, ada suku Minang, Suku Batak, Jawa, Palembang.(*)   

 

 

Kategori :