BENGKULU, RADARBENGKULUONLINE.COM - Pemerintah provinsi (Pemprov) Bengkulu dalam waktu dekat akan mengeluarkan kebijakan strategis. Hal ini terkait dengan upaya mengendalikan inflasi daerah akibat terjadinya penyesuaian harga BBM bersubsidi oleh pemerintah pusat yang sudah mulai berdampak pada naiknya harga kebutuhan pokok. Walaupun disisi lain, angka inflasi di Bengkulu masih relatif terkendali, yaitu pada angka 5,6 persen dan masih di bawah angka inflasi nasional. Hal tersebut disampaikan Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah usai mengikuti Pengarahan Presiden RI terkait Pengendalian Inflasi Daerah via Virtual Meeting Selasa (13/9). "Jadi, sesuai dengan arahan Pak Presiden, pertama dari sisi inflasi di Bengkulu relatif terkendali. Namun kita ada beberapa kebijakan untuk mengendalikan inflasi, pertama terkait harga kebutuhan pokok yang harganya relatif tinggi, dengan penggunaan dana BPT. Kemudian, 2 persen dari DAU dan DBH," jelas Gubernur Rohidin. Lanjut Gubernur Rohidin, terkait mekanisme penyaluran dan payung hukum penggunaan DAU dan DBH tersebut, terlebih dahulu akan dilakukan kajian lebih lanjut. "Jadi nanti kita bisa berikan subsidi biaya transportasi, subsidi untuk BBM nelayan, termasuk subsidi ongkos ojek online dan sebagainya," katanya. BACA JUGA:Diduga Cabul, Oknum Polisi Dilaporkan ke Polda Bengkulu Dalam arahannya secara virtual, Presiden RI Joko Widodo menegaskan krisis keuangan dan krisis energi saat ini telah terjadi di negara-negara seluruh dunia. Bagitupun Negara Indonesia yang juga terdampak oleh krisis tersebut, sehingga penyesuaian tarif BBM bersubsidi diterbitkan. Oleh karena itu Presiden Jokowi meminta kepada para gubernur, bupati dan walikota, agar daerah bersama pemerintah pusat bekerja bersama-sama seperti saat menangani COVID-19. BACA JUGA:Ini Dia Data dan Fakta Unik Nama-Nama Kelurahan di Kota Bengkulu (61) "Saya meyakini jika kita bisa bekerja sama, maka inflasi bisa kita kendalikan di bawah angka 5 persen. Dengan catatan, sesuai dengan peraturan Kementerian Keuangan dan Kemendagri bahwa dana alokasi Umum dan Dana bagi hasil 2 persen bisa digunakan untuk subsidi menangani kendala atas penyesuaian harga BBM bersubsidi," sampainya.
Tekan Inflasi, Pemprov Bengkulu Salurkan Subsidi BBM
Rabu 14-09-2022,12:04 WIB
Reporter : Ronal
Editor : Yar Azza
Kategori :
Terkait
Senin 19-01-2026,22:44 WIB
Kota Bengkulu Terus Perkuat Sinergi untuk Tekan Inflasi Jelang Ramadan
Jumat 18-07-2025,20:58 WIB
Gerakan Pangan Murah di Bengkulu,BULOG dan Pos Indonesia Sinergi Tekan Inflasi dan Jaga Stabilitas Harga
Kamis 10-07-2025,20:41 WIB
Ini Dia Strategi Baru TPID Provinsi Bengkulu Untuk Tekan Inflasi
Jumat 13-12-2024,05:00 WIB
Tekan Inflasi, Pemda Kaur Gelar Pasar Murah di Kecamatan Maje
Rabu 14-09-2022,12:04 WIB
Tekan Inflasi, Pemprov Bengkulu Salurkan Subsidi BBM
Terpopuler
Minggu 01-02-2026,22:46 WIB
Akhirnya Empat Warga Bengkulu di Kamboja Pulang ke Tanah Air
Minggu 01-02-2026,23:44 WIB
Mendesak Sekali, Bendungan dan Irigasi Ini Diusulkan Diperbaiki Dinas PUPR Bengkulu Selatan
Minggu 01-02-2026,22:36 WIB
Ustad Ucay Silaturahmi di Kediaman Wakil Gubernur Bengkulu
Senin 02-02-2026,11:04 WIB
Toyota Kijang Innova Kukuh di Puncak 2025, Bukti MPV Masih Jadi Tulang Punggung Pasar Otomotif Nasional
Senin 02-02-2026,10:17 WIB
Toyota Kijang Innova Kembali Jadi Raja Jalanan, Penjualan Fantastis di Indonesia 2025
Terkini
Senin 02-02-2026,21:10 WIB
Akhirnya Kota Bengkulu Punya Lapangan Padel di Mega Mall
Senin 02-02-2026,20:40 WIB
Jam Belajar Dipangkas, Dinas Dikbud Kota Bengkulu Terbitkan Aturan KBM Selama Ramadan
Senin 02-02-2026,20:33 WIB
Kondisi Taman Remaja Bengkulu Kian Memprihatinkan
Senin 02-02-2026,15:50 WIB
Mengenal Silent Killer, Mengapa Hipertensi Tak Boleh Diabaikan
Senin 02-02-2026,15:48 WIB