Defisit APBD Mukomuko Tahun 2023 Ditutup dari Silpa

Jumat 02-12-2022,10:38 WIB
Reporter : Seno
Editor : Yar Azza

 

MUKOMUKO, RADARBENGKULUONLINE.COM - Peraturan Daerah (Perda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Mukomuko Tahun 2023 telah disahkan melalui Rapat paripurna DPRD Mukomuko, Rabu malam (30/11).

Diketahui, postur APBD Mukomuko Tahun 2023 mendatang, untuk pendapatan diasumsikan sebesar Rp 925,8 miliar. Sementara belanja sebesar Rp 980,2 miliar. Dengan demikian, masih terdapat defisit sebesar Rp 54 miliar.

Pihak legislatif maupun eksekutif sepakat kalau defisit anggaran sebesar Rp 54 miliar itu dapat tertutupi dari penerimaan pembiayaan bersumber dari sisa lebih perhitungan anggaran (Silpa) APBD 2022. Silpa diasumsikan mencapai Rp 56 miliar, dengan catatan terdapat pengeluaran pembiayaan sebesar Rp 2 miliar.

Dengan demikian, antara pendapatan dan belanja daerah dalam postur APBD Mukomuko Tahun 2023 seimbang alias selaras.

Ketika dikonfirmasi usai Rapat Paripurna, Bupati Mukomuko, H. Sapuan, SE,. MM menuturkan, pihak eksekutif sepakat dengan asumsi Silpa sebesar Rp 56 miliar itu. Salah satunya faktor musim hujan yang berpotensi terus terjadi di penghujung tahun 2022 ini.

Sehingga, diprediksi akan banyak kegiatan pembangunan tahun 2022 tidak dapat dilaksanakan sampai 100 persen. Otomatis, dana yang telah dialokasikan di APBD bakal menjadi Silpa.

"Untuk menutupi defisit kami proyeksikan dari Silpa. Kita beritakan bisa mencapai Rp 56 miliar, karena ada keterbatasan waktu (tahun anggaran 2022) dan juga kondisi curah hujan tinggi, makanya kami berestimasi di sana (Silpa)," ujar Sapuan.

"Jika nanti tidak dapat ditutupi oleh Silpa, mungkin nanti kita ada estimasi berikutnya (pendapatan pembiayaan lain)," imbuh Bupati.

BACA JUGA:Innova Zenix Diserbu Konsumen di Bengkulu

Sementara itu, Ketua DPRD Mukomuko, M. Ali Saftaini, SE menjelaskan, pihaknya berani mengasumsikan terjadi Silpa di angka Rp 56 miliar pada APBD 2022, karena mengacu pada Silpa tahun 2021 yang mencapai Rp 70 miliar.

"Kami garis bawahi, penerimaan pembiayaan itu hanya dari Silpa. Kita asumsikan Rp 56 miliar karena angka Silpa sebelumnya itu mencapai Rp 70 miliar. Dari asumsi Silpa itu, bisa menutupi defisit sekitar Rp 54 miliar dan ada pengeluaran pembiayaan sebesar Rp 2 miliar. Sehingga APBD kita balance (seimbang)," terang Ali.

 

APBD Mukomuko Naik

Diketahui pula, APBD Murni Mukomuko tahun 2023 naik jika dibandingkan dengan APBD tahun 2022. Dimana, setelah perubahan belanja daerah pada APBD Mukomuko tahun 2022 finalnya sebesar Rp 926 miliar. Ada kenaikan sekitar Rp 54 miliar.

Bupati menuturkan, kenaikan APBD Mukomuko tahun 2023 itu, didorong oleh Dana Alokasi Khusus (DAK). "Kenaikan APBD ini dipengaruhi DAK. Salah satunya ada pembangunan Rumah Sakit Pratama yang bakal dibangun di Desa Air Buluh, Kecamatan Ipuh pada tahun 2023 mendatang," beber Bupati.

Sapuan mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran DPRD Mukomuko serta semua pihak yang telah membahas RAPBD dari awal sampai ada kesepakatan dan disahkan.

Selanjutnya, Perda APBD Mukomuko akan dievaluasi oleh Gubernur dalam tempo 10 hari kedepan. Bupati berharap evaluasi gubernur ini nanti tidak banyak terdapat koreksi.

BACA JUGA:Pengoperasian TOL Bengkulu – Taba Penanjung Tanpa Tarif

"Alhamdulillah pengesahan APBD kita masih di rentan waktu normal yang ditentukan. Saya ucapkan terima kasih kepada DPRD dan semua pihak yang membahas. Termasuk juga kepada seluruh lapisan masyarakat. Ini artinya setelah masuk tahun anggran 2023 nanti, pembangunan bisa langsung kita mulai," pungkas Sapuan.

Rapat paripurna ini dipimpin oleh Waka I, Nursalim, didampingi Ketua, M. Ali Saftaini, SE, dan Waka II, Nopi Yanto, SH serata dihadiri anggota DPRD Mukomuko yang lain.

Hadir langsung, Bupati Mukomuko, H. Sapuan, Wabup, Wasri, pimpinan dan wakil FKPD serta pejabat eselon II dan eselon III di lingkungan Pemkab Mukomuko. (sam) 

 

Kategori :