Aktualisasi Nilai Kehidupan dari Keteladanan Keluarga Nabi Ibrahim AS

Kamis 29-06-2023,00:01 WIB
Reporter : Adam
Editor : Yar Azza

Dengan demikian, keteladaan keluarga Ibrahim ini  merupakan warisan penting yang sebisa mungkin diaktualisasikan dalam kehidupan hari ini.

Dibutuhkan ketahanan keluarga yang baik dan tangguh dalam merespon berbagai problem, tantangan hingga fitnah yang sangat dekat dan berkelindan kuat dalam kehidupan keluarga, masyarakat di semua aspeknya.

 

 

Potret keluarga Ibrahim AS telah mengajarkan kepada kita semua dalam  mempertahankan dan memperkokoh jati diri sebagai seorang mukmin yang selalu berusaha untuk konsisten dan istiqamah pada jalan hidup yang benar. Apapun tantangan, keadaan dan bagaimanapun situasi serta kondisinya.

Jangan sampai ada generasi yang semasa muda menentang korupsi, tapi saat ia berkuasa atau dipercaya menjadi pejabat atau wakil rakyat di usianya yang sudah semakin tua justru ia sendiri yang melakukan korupsi. 

 

 

Fenomena ini tidak jarang kita temukan dalam kehidupan hari ini. Ada orang yang tidak sanggup mempertahankan idealisme, sehingga apa yang dahulu diucapkan tidak tercermin dalam langkah dan kebijakan hidup yang ditempuhnya. Apalagi bila hal itu dilakukan karena terpengaruh oleh sikap dan prilaku orang lain yang tidak baik. 

 

 

Huzaifah meriwayatkan dari Rasulullah:“Janganlah kamu menjadi orang yang ikut-ikutan. Kamu berprinsip kalau orang lain baik, kami pun akan berbuat baik dan kalau mereka berbuat zalim, kami pun akan berbuat zalim. Tetapi teguhkanlah dirimu dengan berprinsip, kalau orang lain berbuat kebaikan, maka  berbuatlah kebaikan pula dan kalau orang lain berbuat kejahatan, maka janganlah kamu turut melakukannya.” (HR. Tirmidzi).

 

 

Jemaah ‘Id yang dirahmati Allah

Akhirnya, kepada Allah kita bermohon dan beserah. Semoga kita, keluarga dan saudara-saudara kita, serta para pemimpin kita,  senantiasa diberikan hidayah. Dijauhkan dari fitnah, melapetakan dan kejahatan manusia serta digolongkan sebagai hambaNya bertaqwa.

Kategori :