RADARBENGKULU.DISWAY.ID - Presiden Republik Indonesia (RI) Ir. H. Joko Widodo (Jokowi) yang didampingi istri tercinta Ibu Negara Iriana Joko Widodo dihari ketiganya berada di Provinsi Bengkulu guna melakukan kunjungan kerja sesuai dengan yang telah dijadwalkan yakni mengunjungi Kabupaten Bengkulu Utara.
Kunjungan kerja di Kabupaten Bengkulu Utara, Presiden Joko Widodo meninjau langsung kondisi Pasar Purwodadi Arga Makmur dan jalan Inpres jalur Kerkap-Giri Mulya.
Presiden Joko Widodo beserta rombongan tiba di Kabupaten Bengkulu Utara disambut oleh Bupati Mian dan Wakil Bupati Arie Septia Adinata, SE. M. Ap, Forkopimda, jajaran OPD lingkup Pemkab BU serta seluruh masyarakat.
BACA JUGA:Mantap ! Bengkulu Peringkat 8 Nasional Kejurnas Panahan Junior U15 dan U18 2023
RI 1 ini menuju Bengkulu Utara berangkat dari Hotel Mercure Bengkulu melewati rute lintas barat pesisir, yakni Tugu Polwan-Lais, Lais-Gunung Selan dan langsung tiba di Pasar Purwodadi Arga Makmur untuk mengecek situasi Pasar paska kebakaran dan memastikan akan segera dibangun kembali.
Usai mengunjungi Pasar Purwodadi Arga Makmur, Presiden Jokowi dan rombongan yang didampingi Bupati BU, Ir. H. Mian dan Gubernur Dr. Rohidin Mersyah meninjau jalan Inpres Jalur Kerkap-Giri Mulya.
BACA JUGA:Serial Abunawas: Gara-Gara Pisau Ketinggalan dalam Periuk
Dalam kunjungan tersebut, Presiden memastikan bahwa perbaikan infrastruktur jalan Nasional, Provinsi dan Kabupaten di Provinsi Bengkulu sudah dimulai.
Kepala Negara menuturkan bahwa saat ini pemerintah pusat tengah memulai perbaikan infrastruktur jalan rusak di Provinsi Bengkulu. Presiden menyebut bahwa pemerintah masih akan menambah sejumlah ruas jalan yang masih perlu diperbaiki.
BACA JUGA:Ini Masalahnya, Penetapan Harga TBS Sawit Ditunda
“Ini yang diintervensi oleh pemerintah pusat lewat Kementerian PUPR dan kita harapkan dengan angka tepatnya ini–ini masih berjalan yang sekarang sudah clear itu Rp 327 miliar untuk delapan ruas yang ada di Provinsi Bengkulu, tapi nantinya kita akan proses lagi kemungkinan akan nambah,” ujar Presiden Joko Widodo.