Kejati Bengkulu Soroti Hambatan Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional di Pulau Enggano

Rabu 03-04-2024,20:25 WIB
Reporter : windi junius
Editor : Syariah muhammadin

RADAR BENGKULU - Masalah sandar tongkang pengangkut material Proyek Strategis Nasional (PSN) di Pulau Enggano, Kabupaten Bengkulu Utara, mendapat perhatian serius dalam rapat pembahasan yang digelar pada Rabu, 3 April 2024. 

Kepala Kejaksaan Tinggi Bengkulu, Rina Virawati, SH, MH, memaparkan, hasil rapat yang menyoroti hambatan-hambatan yang dihadapi dalam pelaksanaan PSN tersebut.

"Kita semua di daerah ini harus bertanggung jawab secara bersama-sama untuk menjaga kelangsungan PSN. Setiap hambatan harus kita hadapi dan selesaikan bersama dengan mencari solusi yang tepat," ungkap Rina.

Setelah melalui diskusi dan mediasi yang intensif, akhirnya ditemukan solusi terkait persoalan sandar tongkang pengangkut material PSN pembangunan Jalan Trans Enggano.

BACA JUGA: Lihat Lokasi Cetak Sawah, Dandim 0423 Bengkulu Utara Kunjungi Pulau Terluar Enggano

BACA JUGA:Proyek Jalan Trans Enggano Bengkulu Utara dan SPAM Regional Benteng Kobema Diresmikan Presiden Jokowi

"Kami telah berhasil mencapai kesepakatan yang memuaskan dan beberapa poin penting dari kesepakatan tersebut akan dijadikan pedoman yang harus dipatuhi oleh semua pihak terkait. Kesepakatan tersebut akan dituangkan dalam Berita Acara (BA)," jelas Rina.

Salah satu hambatan yang berhasil diatasi adalah terkait penggunaan pelabuhan atau dermaga yang menjadi tempat sandar tongkang material.

"Pada awalnya, kami khawatir bahwa pengangkutan material akan berdampak negatif pada kondisi pelabuhan. Namun, vendor dari penyedia jasa memberikan jaminan bahwa mereka akan bertanggung jawab atas segala kerusakan yang terjadi," terang Rina.

BACA JUGA:Gubernur Bengkulu Surati Kemenhub RI Agar Percepat Terbitkan Izin Kapal Perintis Nusantara Menuju Enggano

BACA JUGA:Awal Maret Gubernur Bengkulu Pantau Perkembangan Pembangunan Program Strategis Nasional di Pulau Enggano

Gubernur Bengkulu, Prof. Dr. H. Rohidin Mersyah, menyambut baik kesepakatan tersebut dan menyatakan bahwa dengan adanya jaminan dari penyedia jasa, tidak ada lagi persoalan terkait pengangkutan material PSN di Pulau Enggano.

 

"Kami tidak perlu lagi khawatir tentang kondisi pelabuhan di Pulau Enggano. Pengangkutan material dari luar Pulau Enggano tetap dapat berlangsung lancar, dan penyedia jasa siap untuk memperbaiki kerusakan yang mungkin terjadi." 

 

Kategori :